Sadar Berserikat Adalah Kekuatan

Sadar Berserikat Adalah Kekuatan

Morowali, KPonline – Di tengah pesatnya perkembangan industri pertambangan dan pengolahan mineral di Morowali, para pekerja dituntut bekerja dalam lingkungan yang memiliki berbagai potensi risiko. Kondisi tersebut seharusnya menjadi alarm bagi seluruh buruh untuk semakin sadar terhadap pentingnya perlindungan dan kekuatan organisasi.

“Jangan hanya bekerja, menerima upah, lalu pulang. Buruh juga harus memahami hak-haknya.”

Keselamatan dan kesehatan kerja, upah, jam kerja, jaminan sosial, kepastian hubungan kerja, serta perlindungan ketika menghadapi persoalan ketenagakerjaan merupakan hal-hal yang harus diperhatikan bersama.

Serikat bukan tempat untuk mencari musuh. Serikat adalah wadah perjuangan pekerja agar memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan kepentingan bersama melalui dialog, perundingan, dan mekanisme yang sesuai dengan hukum.

Namun, organisasi buruh tidak akan kuat apabila pekerjanya sendiri tidak memiliki kesadaran untuk bersatu.

Jangan menunggu hak dilanggar baru mencari serikat. Jangan menunggu kecelakaan terjadi baru berbicara tentang keselamatan. Dan jangan menunggu persoalan datang baru menyadari pentingnya solidaritas.

Buruh tambang Morowali harus mulai membangun kesadaran bahwa kekuatan pekerja terletak pada persatuan dan solidaritasnya.

Semakin banyak pekerja yang memahami hak dan kewajibannya, semakin kuat pula perjuangan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, adil, dan bermartabat.

Karena itu, sudah saatnya buruh Morowali membuang sikap apatis.

“Sadar hak, Sadar keselamatan, Sadar berserikat, Sadar bahwa perjuangan pekerja tidak bisa dilakukan sendirian.”

Buruh bersatu bukan untuk bermusuhan, tetapi untuk memastikan suara pekerja didengar dan hak-haknya dihormati. (Yanto)