Ahmad Yani Bin Darmun Tutup Usia, PUK SPLP FSPMI PT Saranacentral Bajatama Kenang Sosok Pejuang dan Pembela Anggota

Ahmad Yani Bin Darmun Tutup Usia, PUK SPLP FSPMI PT Saranacentral Bajatama Kenang Sosok Pejuang dan Pembela Anggota

Karawang, KPonline – Dunia gerakan serikat pekerja di Kabupaten Karawang kembali kehilangan salah satu sosok yang dikenal memiliki kepedulian terhadap persoalan anggota dan perjuangan kesejahteraan pekerja. Ahmad Yani Bin Darmun, salah satu bagian dari keluarga besar PUK SPLP FSPMI PT Saranacentral Bajatama Tbk, telah berpulang ke Rahmatullah.

Ahmad Yani mengembuskan napas terakhir pada Rabu, 2 September 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, setelah menjalani perawatan intensif di RS Fikri Medika, Kosambi, Karawang.

Bacaan Lainnya

Sebelum meninggal dunia, Ahmad Yani menjalani perawatan akibat stroke dan gangguan fungsi ginjal yang mengharuskannya menjalani cuci darah secara rutin. Dalam kondisi tersebut, ia juga sempat mengalami kejang-kejang secara mendadak.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, rekan kerja, serta para pengurus dan anggota PUK SPLP FSPMI PT Saranacentral Bajatama Tbk.

Semasa hidupnya, Ahmad Yani dikenal sebagai sosok yang memiliki perhatian besar terhadap berbagai persoalan yang dihadapi anggota, khususnya dalam persoalan sosial dan kesejahteraan. Ia juga dikenal aktif menyampaikan aspirasi serta mendorong agar serikat pekerja senantiasa hadir memberikan perlindungan dan pendampingan kepada anggota.

Bagi keluarga besar PUK SPLP FSPMI PT Saranacentral Bajatama Tbk, Ahmad Yani bukan sekadar seorang anggota, tetapi juga merupakan sosok yang memberikan perhatian, gagasan, dan kontribusi dalam mengawal berbagai persoalan yang dihadapi pekerja di lingkungan perusahaan.

Ketua PUK SPLP FSPMI PT Saranacentral Bajatama Tbk, Ridwan Abdul Aziz, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya Ahmad Yani.

“Kami sangat berduka atas berpulangnya Bung Ahmad Yani. Beliau adalah sosok yang selama ini memiliki kepedulian terhadap anggota dan keluarganya. Banyak gagasan, perhatian, dan perjuangan beliau yang menjadi pengingat bagi kita semua bahwa hak dan kesejahteraan anggota harus terus diperjuangkan,” ujar Ridwan.

Menurut Ridwan, perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja membutuhkan kepedulian, keberanian, dan kemauan untuk menyuarakan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan. Dalam perjuangan tersebut, Ahmad Yani telah memberikan kontribusi yang berarti bagi organisasi dan anggota.

“Kepergian beliau menjadi kehilangan bagi kita semua. Namun, perjuangan untuk kesejahteraan anggota dan keluarganya tidak boleh berhenti. Apa yang telah beliau perjuangkan harus terus dilanjutkan oleh generasi berikutnya,” lanjut Ridwan.

Ridwan juga menyampaikan doa dan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, ketabahan, serta keikhlasan dalam menghadapi kepergian almarhum.

Bagi keluarga besar serikat pekerja, sosok Ahmad Yani akan tetap dikenang melalui kepedulian, gagasan, serta perjuangannya dalam memberikan perhatian terhadap anggota dan pekerja yang membutuhkan perlindungan.

Selamat jalan, Bung Ahmad Yani Bin Darmun.

Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kesalahan almarhum, menerima seluruh amal ibadah dan kebaikannya, melapangkan serta menerangi alam kuburnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi kepergian almarhum.

Innalillahi wa inna ilaihi roji’un.

Keluarga besar PUK SPLP FSPMI PT Saranacentral Bajatama Tbk menyampaikan penghormatan dan belasungkawa sedalam-dalamnya.

Rumah Duka:

Kp. Karangmulya, RT 002/RW 01

Desa Karangsari, Kecamatan Purwasari

Kabupaten Karawang.

Pos terkait