Pekanbaru, KpOnline- Kekuatan serikat pekerja tidak hanya ditentukan oleh banyaknya jumlah anggota, tetapi oleh tumbuhnya rasa memiliki dan keterlibatan aktif dari setiap anggota dalam organisasi. Hal tersebut disampaikan Ketua DPW FSPMI Riau, Satria Putra, saat memberikan pandangannya terkait pentingnya membangun organisasi yang solid dan berkelanjutan.
Menurut Satria Putra, organisasi serikat pekerja tidak akan hidup hanya karena memiliki nama besar, struktur kepengurusan, atau jumlah anggota yang banyak. Organisasi akan tumbuh dan berkembang apabila setiap anggota merasa ikut bertanggung jawab untuk menjaga, membesarkan, dan memperjuangkan masa depan serikat. Pandangan ini sejalan dengan berbagai pernyataannya dalam sejumlah kegiatan konsolidasi dan pendidikan organisasi yang menekankan pentingnya penguatan basis serta kesadaran anggota dalam berorganisasi.
“Anggota yang hanya tercatat sebagai jumlah hanyalah angka statistik. Namun anggota yang memiliki rasa memiliki terhadap organisasi akan menjadi kekuatan nyata yang mampu menjaga serikat tetap berdiri kokoh menghadapi berbagai tantangan,” ujar Satria Putra.
Ia menegaskan bahwa solidaritas, disiplin organisasi, dan partisipasi aktif anggota merupakan fondasi utama dalam memperjuangkan hak-hak pekerja. Karena itu, pendidikan organisasi dan konsolidasi harus terus dilakukan agar anggota memahami bahwa serikat pekerja adalah alat perjuangan bersama, bukan hanya tempat bernaung ketika menghadapi masalah hubungan industrial.
Lebih lanjut, Satria Putra menilai bahwa tantangan dunia ketenagakerjaan yang semakin kompleks membutuhkan organisasi yang kuat hingga ke tingkat unit kerja. Dengan tumbuhnya rasa memiliki, anggota akan lebih aktif menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, dan terlibat dalam setiap agenda perjuangan buruh.
“Kekuatan serikat lahir dari anggota yang sadar, peduli, dan mau terlibat. Dari rasa memiliki akan lahir solidaritas, dan dari solidaritas akan lahir kemenangan perjuangan kaum buruh,” tegasnya.