Rapat Rutin PUK SPL FSPMI PT Marsol, Ini Yang Dibahas

  • Whatsapp

Bekasi, KPonline – Seperti biasa secara rutin setiap bulan PUK SPL FSPMI PT. Marsol Abadi Indonesia – PT.Taiyo Marsol Indonesia mengadakan rapat rutin (ratin) di Sekretariat PUK, EJIP, Cikarang, Bekasi, Kamis (25/6/2020).

Ratin kali ini ada beberapa agenda yang dibahas antar lain terkait aksi pengawalan UMSK tahun 2020, tanggal 30 Juni pekan depan, Kongres, Rakernas Logam dan Musnik ke 7 PUK SPL FSPMI PT. Marsol.

Bacaan Lainnya

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua SPL FSPMI PT Marsol Sidik Mulyadi.

Selain pembahasan tentang keorganisasian juga disampaikan laporan kerja bidang, diantaranya Budi Lahmudi selaku bidang Advokasi dan Pengupahan menyampaikan beberapa permasalahan yang sudah selesai.

“Namun masih ada yang belum yaitu terkait struktur dan skala upah untuk level pimpinan. Walau demikian secara umum kenaikan upah 2020 sudah berjalan sementara sesuai dengan prosentase kenaikan UMK 2020,” tegasnya.

Untuk permasalahan pensiun dini pada dasarnya sudah sepakat dan akan berlaku mulai tahun 2021 dengan kuota untuk marsol 7 orang per tahun dan taiyo 2 orang pertahun.

“Adapun teknis pengambilan disepakati antara lain pengajuan bulan Juni setiap tahunnya dan realisasi atau pencairan dibulan Agustus,” pungkasnya.

Terkait perundingan PKB juga sudah sepakat dalam proses koreksi di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, namun dipastikan terkendala karena Disnaker Kabupaten Bekasi saat ini sedang lock down dikarenakan ada pegawai Disnaker yang reaktif Covid-19.

Ratin dihadiri semua bidang, hanya bidang perempuan dan pekerja muda yang absen karena tugas organisasi dan sedang WFH karena hamil.

Untuk Musnik ke 7 PUK SPL FSPMI PT. Marsol Abadi Indonesia – PT. Taiyo Marsol Indonesia akan segera dibentuk panitia melalui rakernik yang direncanakan akhir bulan Agustus 2020, sedangkan pelaksanaan Musnik sendiri akan menunggu Kongres FSPMI terlebih dahulu.

Catatan penting dalam ratin antara lain banyaknya anggota yang hilang atau keluar terutama anggota dengan status PKWT karena wabah Covid-19.

Selain itu juga ada evaluasi terkait rapat korlap agar diaktifkan kembali sehingga komunikasi antara korlap dan pengurus PUK bisa lebih intensif. Logam Kompak, Kuat, Hebat. (Yanto)

Pos terkait