Jakarta, KPonline–Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) 2026 resmi digelar di Jakarta pada 23-24 Juni 2026. Agenda tahunan tersebut menjadi momen evaluasi sekaligus perumusan program perjuangan organisasi ke depan dengan mengusung tema Pemerintah Bersih, Buruh Sejahtera.
Dalam laporan pembukaan Rakernas, Sekretaris Jenderal KSPI, Ramidi, menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada para tamu undangan yang hadir, mulai dari Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Wakapolri, perwakilan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), jajaran pimpinan serikat pekerja, hingga Presiden KSPI sekaligus Penasehat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal.
“Atas nama panitia dan organisasi, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh delegasi Rakernas KSPI tahun 2026,” ujar Ramidi.
Ia menjelaskan, KSPI saat ini menaungi 12 federasi yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia. Dari total sekitar 1,2 juta anggota, terdapat sekitar 800 ribu anggota aktif yang berada di 350 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.
“Rakernas ini merupakan agenda tahunan sebagai bentuk evaluasi sekaligus merumuskan program-program perjuangan ke depan agar semakin terstruktur dan terarah,” katanya.
Menurut Ramidi, tema “Pemerintah Bersih, Buruh Sejahtera” dipilih sebagai refleksi harapan agar pekerja dan buruh selalu ditempatkan sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar objek kebijakan.
“Buruh harus selalu berada pada posisi sebagai subjek, bukan menjadi objek. Untuk itu kita berharap pemerintah selalu dalam kondisi yang baik. Kita akan terus bersinergi dengan pemerintah, namun tetap kritis terhadap kebijakan-kebijakan yang tidak menguntungkan pekerja dan buruh,” tegasnya.
Ramidi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Rakernas KSPI 2026. Ia berharap seluruh rangkaian agenda selama dua hari dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang sesuai dengan harapan kaum buruh Indonesia.
“Semoga seluruh rangkaian Rakernas berjalan dengan baik dan apa yang menjadi tujuan utama dari forum ini dapat tercapai sesuai harapan kita bersama,” pungkasnya.