Karawang, KPonline – Media Perdjoeangan FSPMI Kabupaten Karawang menggelar Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) IV di Lantai II KC FSPMI Kabupaten Karawang. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi kepengurusan sekaligus memperkuat peran Media Perdjoeangan sebagai bagian dari perjuangan organisasi. Rabu (26/8/26).
Dalam sambutannya, Hasan, S.Pd.I selaku Kepala Biro (Kabiro) Media Perdjoeangan Karawang atau biasa di sebut Koordinator Liputan Daerah (Korlipda) Media Perdjoeangan Karawang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Rakerdasus IV.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada Ketua dan Sekretaris KC FSPMI Karawang, Ketua PC SPA FSPMI Karawang, Pangkorda Garda Metal Karawang, Perwakilan DPD Jamkeswatch FSPMI Karawang, Ketua Gaspol FSPMI Karawang, Perwakilan Pimpinan Redaksi Media Perdjoeangan Nasional DPP FSPMI, Korlipnas Media Perdjoeangan FSPMI, Pengurus Media Perdjoeangan Nasional, serta seluruh pengurus Media Perdjoeangan Karawang dan panitia Rakerdasus IV.
Apresiasi juga disampaikan kepada para undangan dan calon pengurus Media Perdjoeangan dari berbagai perangkat dan PUK SPA FSPMI Karawang, di antaranya dari unsur SPAMK, SPLP, SPEE, dan perangkat organisasi lainnya.
Menurutnya, Rakerdasus IV tidak boleh dipandang hanya sebagai kegiatan seremonial maupun pergantian kepengurusan. Rakerdasus merupakan ruang untuk melakukan evaluasi, refleksi, konsolidasi, sekaligus menyusun langkah strategis Media Perdjoeangan Karawang untuk periode kepengurusan berikutnya.
“Rakerdasus ini bukan sekadar kegiatan seremonial atau pergantian kepengurusan. Ini merupakan momentum untuk melakukan evaluasi, refleksi, konsolidasi, dan menyusun langkah perjuangan Media Perdjoeangan Karawang untuk periode berikutnya,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut dijelaskan bahwa Media Perdjoeangan memiliki fungsi strategis dalam organisasi. Media tidak hanya bertugas menyampaikan berita, tetapi juga menjadi sarana komunikasi organisasi, edukasi, penyebarluasan informasi perjuangan, sekaligus dokumentasi berbagai aktivitas kaum pekerja.
Setiap kegiatan organisasi, perjuangan anggota, pendidikan, advokasi, aksi, perundingan, hingga keberhasilan PUK dan perangkat organisasi lainnya, menurutnya perlu didokumentasikan dan disampaikan kepada publik secara baik dan bertanggung jawab.
“Media Perdjoeangan bukan sekadar mengambil foto dan menulis berita. Media Perdjoeangan adalah bagian dari perjuangan itu sendiri,” tegasnya.
Di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin cepat, kader Media Perdjoeangan juga dituntut mampu mengikuti perkembangan zaman. Kemampuan jurnalistik, fotografi, videografi, pengelolaan media sosial hingga pembuatan konten menjadi bagian penting yang perlu terus dikembangkan.
Namun demikian, kreativitas tersebut harus tetap dibarengi dengan prinsip jurnalistik, akurasi informasi, etika, serta kepentingan organisasi dan perjuangan kaum pekerja.
Rakerdasus IV juga menjadi forum penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Media Perdjoeangan Karawang selama satu periode kepengurusan.
Laporan tersebut menjadi bentuk tanggung jawab sekaligus transparansi pengurus kepada organisasi dan seluruh pihak yang selama ini memberikan kepercayaan serta dukungan kepada Media Perdjoeangan Karawang.
Dalam penyampaiannya, pengurus juga mengakui masih terdapat berbagai kekurangan selama menjalankan amanah satu periode. Sejumlah program belum terlaksana secara maksimal, masih terdapat kegiatan yang belum terdokumentasikan dengan baik, serta sejumlah target yang masih perlu ditingkatkan.
Kekurangan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran bagi kepengurusan selanjutnya.
Rakerdasus IV juga diharapkan mampu melahirkan kader-kader baru yang memiliki semangat dan kemampuan untuk mengembangkan Media Perdjoeangan Karawang.
Kepada para calon pengurus yang hadir, disampaikan pesan agar tidak memandang Media Perdjoeangan hanya sebagai pelengkap organisasi.
Ketika seorang kader membawa kamera, memegang telepon genggam, menulis berita, membuat video maupun mengelola media sosial, pada saat yang sama ia membawa nama organisasi dan menyuarakan perjuangan kaum pekerja.
Karena itu, kader Media Perdjoeangan diharapkan memiliki integritas, loyalitas, kemauan untuk terus belajar, mampu bekerja sama, serta memiliki semangat untuk terus berkembang.
Rakerdasus IV Media Perdjoeangan Karawang mengusung semangat “Cerdas Bermedia, Kreatif Berkarya, Perkuat FSPMI.”
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir kepengurusan yang lebih solid, program kerja yang lebih terarah, serta strategi media yang mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi dan kebutuhan organisasi.
“Media kuat, organisasi kuat. Organisasi kuat, perjuangan buruh semakin hebat,” pungkasnya.
Rakerdasus IV Media Perdjoeangan Karawang diharapkan menjadi titik awal untuk memperkuat konsolidasi, meningkatkan kapasitas kader media, serta menjadikan Media Perdjoeangan sebagai salah satu kekuatan komunikasi dan dokumentasi perjuangan FSPMI di Kabupaten Karawang.



