PT. Gunung Rajapaksi Tbk dan PUK SPL FSPMI GSG Peduli Gempa Cianjur

Cianjur, KPoline – Bersama-sama peduli bencana gempa bumi Kabupaten Cianjur antara Manajemen PT.Gunung Rajapaksi Tbk dan PUK SPL FSPMI GSG bersepakat melaksanakan kegiatan tersebut dengan didasari rasa peduli dengan korban bencana Gempa Bumi di Kabupaten Cianjur.

Hal itu dimulai dengan dibentuknya team dari manajemen dan team PUK SPL FSPMI GSG yang diketuai oleh Risang Yoga Pratama.

Informasi yang diterima koran Perdjoeangan, Sabtu (26/11/2022), untuk memperlancar penyaluran bantuan, dibentuklah team Advance dimana tugas utamanya adalah melakukan koordinasi terutama kepada badan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) daerah Kabupaten Cianjur.

“Kami team advance berkomunikasi dengan Kimdi wakil dari BPBD Kabupaten Cianjur agar nantinya segala logistik yang akan di berikan bisa tepat pada sasaran daerah yang terdampak bencana gempa,” kata Risang Yoga Pratama.

Sejumlah logistik diangkut dengan beberapa kendaraan diantaranya menggunakan 3 mobil boks dan satu mobil dari TNI Angkatan Darat yang dikawal langsung oleh Argo Sangkeang (Manajemen) dan Nurkholik (Sekretris PUK SPL FSPMI GSG).

Logistik tersebut telah diterima langsung oleh Kimdi perwakilan Dinas BPBD Kabupaten Cianjur, “Harapan besar dari kegiatan ini mampu meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa yang terjadi di Cianjur pada 21 November 2022 yang lalu,” Ungkap Argo Sangkeang bersama sama rekan rekan PUK SPL FSPMI GSG.

Dari hasil koordinasi antara team advance dengan BPBD Kabupaten Cianjur ada beberapa daerah yang akan jadi prioritas pemberian bantuan logistik. Berikut daerah yang akan dilakukan pendistribusian logistik berdasarkan arahan dari BPBD diantaranya Desa Sarampad, Desa Ciceudil, Desa Cibulakan, Desa Kondang, Desa Nagrak.

“Desa – desa tersebut adalah bagian dari beberapa daerah yang terhitung mendapatkan dampak paling parah dari bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur,” kata Risang.

Lebih lanjut manajemen dan PUK SPL FSPMI GSG berharap semoga Cianjur cepat pulih dari bencana gempa bumi dan kembali hidup normal. (Yanto)