Pekanbaru, KPonline – Presiden FSPMI, Suparno, S.H., memberikan motivasi kepada seluruh pengurus dan anggota FSPMI dalam Konsolidasi DPW FSPMI Riau di Hotel Ameera, Pekanbaru, Selasa (4/8/2026).
Dalam arahannya, Suparno menegaskan bahwa tingkat pendidikan bukan ukuran kecerdasan seseorang. Menurutnya, banyak pekerja perkebunan yang hanya menamatkan pendidikan dasar, tetapi memiliki tekad besar untuk menyekolahkan anak-anak mereka hingga perguruan tinggi.
Ia mengajak seluruh kader agar tidak pernah merasa rendah diri saat berhadapan dengan siapa pun, termasuk para pengusaha maupun pejabat. Yang terpenting, kata dia, adalah terus belajar, memperkuat pengetahuan, dan membangun kepercayaan diri.
“Rendah hati itu wajib, tetapi jangan pernah rendah diri. Semua manusia memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang,” tegas Suparno.
Ia juga mengingatkan bahwa menjadi aktivis serikat pekerja membutuhkan kesabaran, pengorbanan, dan konsistensi. Menurutnya, perjuangan tidak akan berhasil apabila para kader mudah menyerah ketika menghadapi tantangan.
Suparno menutup arahannya dengan mengajak seluruh kader FSPMI untuk terus menjaga semangat, memperkuat persatuan, dan memastikan organisasi tetap menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak serta kesejahteraan kaum buruh.