Cirebon, KPonline-Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Logam dan Pertambangan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PC SPLP FSPMI) Cirebon Raya sukses menyelenggarakan agenda Musyawarah Cabang (Muscab) II pada hari Minggu, 25 Oktober 2026. Kegiatan strategis organisasi buruh ini bertempat di Hotel Sapadia, Cirebon.
Muscab II ini menjadi momentum penting bagi jajaran pengurus dan anggota FSPMI di wilayah Cirebon Raya untuk mengevaluasi kinerja organisasi, merumuskan program kerja ke depan, serta memilih kepemimpinan baru yang solid dalam mengawal kesejahteraan kaum buruh.
Acara pembukaan Muscab II turut dihadiri oleh jajaran pengurus tingkat wilayah. Sambutan resmi dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) FSPMI Provinsi Jawa Barat disampaikan langsung Dede Rahmat.
Dalam arahannya, Dede Rahmat sebagai Sekretaris DPW FSPMI Jawa Barat menekankan pentingnya penguatan konsolidasi organisasi di tingkat cabang hingga basis.
Ia mengingatkan bahwa tantangan ketenagakerjaan ke depan semakin kompleks, sehingga soliditas dan militansi anggota serta pengurus FSPMI menjadi kunci utama dalam memperjuangkan hak-hak buruh, perlindungan jaminan sosial, serta peningkatan kesejahteraan pekerja di sektor logam, dan pertambangan khususnya di wilayah Cirebon dan sekitarnya.
Agenda Strategis Muscab II
Evaluasi Organisasi: Menilai capaian program kerja kepengurusan periode sebelumnya.
Konsolidasi Anggota: Memperkuat jejaring antar-PUK (Pimpinan Unit Kerja) di bawah naungan SPLP FSPMI Cirebon Raya.
Perumusan Strategi: Menyusun rekomendasi kebijakan dan langkah taktis menghadapi dinamika regulasi ketenagakerjaan nasional maupun lokal.
Demokrasi Internal: Melakukan pemilihan kepengurusan baru PC SPLP FSPMI Cirebon Raya untuk masa bakti selanjutnya.
Dengan terselenggaranya Muscab II ini, diharapkan kepengurusan yang terbentuk nantinya dapat membawa semangat baru, semakin tanggap terhadap persoalan perburuhan, dan mampu menjadi mitra strategis yang kritis sekaligus konstruktif bagi para pemangku kepentingan di Cirebon Raya.