Cirebon, KPonline – Berkunjung ke Kota Udang, Cirebon, rasanya belum lengkap jika belum mencicipi nasi jamblang, kuliner khas yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat. Pada Sabtu malam atau malam Minggu, 24 Oktober 2026, rombongan pengurus Pimpinan Pusat (PP) dan Pimpinan Cabang (PC) SPLP FSPMI Cirebon Raya menyempatkan diri berburu kuliner legendaris ini di kawasan Pasar Jaga Satru, Kota Cirebon.
Nasi jamblang menjadi salah satu kuliner yang diminati banyak orang karena cita rasanya yang khas, pilihan lauk yang beragam, serta penyajiannya yang sederhana dan merakyat. Tak heran jika makanan tradisional ini kerap diburu wisatawan domestik yang ingin menikmati langsung masakan wong Cirebon.
Keistimewaan nasi jamblang terletak pada nasi putih yang dibungkus daun jati, kemudian disajikan dengan berbagai pilihan lauk. Mulai dari tahu, tempe, telur, aneka olahan ikan, hingga sambal khas yang menggugah selera. Pembeli bisa memilih lauk sesuai keinginan, menjadikan pengalaman makan terasa lebih akrab dan bersahaja.
Bagi rombongan pengurus PP dan PC SPLP FSPMI Cirebon Raya, berburu nasi jamblang bukan sekadar menikmati hidangan khas daerah. Momen tersebut juga menjadi kesempatan untuk menikmati suasana malam Kota Cirebon di sela-sela kebersamaan para pengurus organisasi.
Di tengah beragam pilihan makanan modern, nasi jamblang tetap memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Rasanya yang khas dan penyajiannya yang sederhana menjadi daya tarik yang membuat kuliner ini terus bertahan dan diminati berbagai kalangan.
Berburu nasi jamblang di Pasar Jaga Satru menjadi salah satu cara menikmati kekayaan kuliner lokal sekaligus mengenal lebih dekat tradisi masyarakat Cirebon.
Bagi siapa pun yang singgah di Kota Udang, mencicipi nasi jamblang tentu layak masuk dalam daftar kuliner yang wajib dicoba. Sebab, di balik sepiring nasi berbungkus daun jati, tersimpan cita rasa tradisional yang menjadi bagian dari identitas dan kebanggaan wong Cirebon.