Persiapan Musda IV Garda Metal DKI Jakarta Mulai Dimatangkan

Persiapan Musda IV Garda Metal DKI Jakarta Mulai Dimatangkan

Jakarta, KPonline-Garda Metal DKI Jakarta mulai mematangkan persiapan menghadapi Musyawarah Daerah (Musda) IV yang direncanakan berlangsung pada pertengahan Juli 2025 mendatang. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat rutin mingguan (RATIN) yang digelar pada Jumat malam, 15 Mei 2025, di kantor DPW FSPMI DKI Jakarta, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.

Meski baru selesai menjalani aktivitas kerja dari berbagai sif, mulai sif pagi, sore hingga malam, para pengurus dan anggota Garda Metal DKI Jakarta tetap menyempatkan hadir untuk berdiskusi bersama demi memastikan agenda organisasi berjalan dengan baik dan terarah. Semangat kebersamaan dan loyalitas organisasi terlihat kuat dalam pertemuan tersebut.

Rapat dipimpin langsung oleh Pangkorda Garda Metal DKI Jakarta M Ferdian, didampingi Sekretaris Daerah Adzar Aji serta Bendahara Deven Noplyandi bersama jajaran pengurus Garda Metal DKI Jakarta lainnya. Suasana rapat berlangsung penuh semangat namun tetap mengedepankan suasana kekeluargaan dan kedisiplinan organisasi.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua DPW FSPMI DKI Jakarta Winarso selaku pembina dan penanggung jawab wilayah Garda Metal DKI Jakarta. Selain itu hadir pula Rifqi Mubarok yang selama ini menjadi salah satu penasehat Garda Metal DKI Jakarta dalam berbagai agenda perjuangan buruh di wilayah maupun nasional.

Dalam RATIN kali ini, fokus utama pembahasan diarahkan pada persiapan Musda Garda Metal DKI Jakarta yang dinilai menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi ke depan. Musda tidak hanya menjadi agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi ruang evaluasi serta penyusunan strategi perjuangan organisasi di tengah tantangan dunia industri dan ketenagakerjaan saat ini.

Pada forum tersebut mulai dimunculkan sejumlah nama yang dinilai layak melanjutkan estafet kepemimpinan Garda Metal DKI Jakarta untuk periode berikutnya. Sedikitnya ada enam nama yang disodorkan untuk dibahas secara internal oleh jajaran pengurus serta pembina organisasi.

Enam nama yang muncul dalam pembahasan tersebut yakni M Ferdian, Gatot Suprianto, Daniel Sinurat, Deven Noplyandi, Agung P, dan Rifqi Mubarok. Nama-nama tersebut dinilai memiliki pengalaman, loyalitas, serta rekam jejak perjuangan yang cukup kuat dalam membangun Garda Metal DKI Jakarta.

Selanjutnya, keenam nama tersebut akan dibahas lebih mendalam untuk kemudian dikerucutkan menjadi satu calon yang nantinya dianggap paling siap memimpin Garda Metal DKI Jakarta ke depan. Proses tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan berbagai aspek organisasi dan kebutuhan perjuangan di lapangan.

Pengurus Garda Metal DKI Jakarta bersama DPW FSPMI DKI Jakarta juga menegaskan bahwa proses penentuan calon pimpinan tidak dilakukan secara terburu-buru. Seluruh tahapan akan dibahas secara matang demi menjaga soliditas organisasi serta memastikan kepemimpinan yang lahir benar-benar mampu membawa organisasi semakin kuat dan progresif.

Selain pembahasan internal wilayah, nantinya jajaran pengurus juga akan meminta pertimbangan dari Panglima Koordinator Nasional (Pangkornas) dan Sekretaris Nasional (Seknas) Garda Metal sebagai bagian dari proses organisasi. Hal tersebut dinilai penting mengingat posisi strategis Garda Metal DKI Jakarta dalam berbagai agenda perjuangan nasional.

Dalam forum tersebut juga disampaikan bahwa Garda Metal DKI Jakarta memiliki karakteristik yang unik dibanding wilayah lain. Aktivitas serta sepak terjang Garda Metal DKI Jakarta selama ini dinilai sudah dikenal luas, baik dalam perjuangan di tingkat wilayah maupun nasional.

Keaktifan di lapangan, kedisiplinan organisasi, hingga kemampuan dalam menyusun strategi perjuangan menjadi salah satu kekuatan utama Garda Metal DKI Jakarta. Karena itu, pemilihan pimpinan berikutnya dinilai harus mempertimbangkan faktor kedewasaan, pengalaman organisasi, serta arah perjuangan yang akan dibawa ke depan.

Mekanisme penentuan pimpinan nantinya masih akan dibahas lebih lanjut, apakah dilakukan melalui musyawarah mufakat dan aklamasi atau melalui proses politik organisasi. Seluruh keputusan akan dipertimbangkan secara matang oleh jajaran pengurus Garda Metal DKI Jakarta bersama DPW FSPMI DKI Jakarta demi menjaga persatuan organisasi.

Selanjutnya para pengurus garda metal DKI menyusun kepanitiaan OC SC dan panitia yang lainnya dan mengumpulkan dana yang akan di pakai untuk keperluan musda garda metal DKI jakarta

Di akhir rapat, seluruh jajaran menegaskan bahwa Garda Metal DKI Jakarta tetap tegak lurus dalam garis perjuangan organisasi sesuai arahan DPP FSPMI. Semangat “satu instruksi, satu komando” ditegaskan kembali sebagai bentuk komitmen Garda Metal DKI Jakarta dalam menjaga soliditas perjuangan buruh dan memperkuat gerakan organisasi di berbagai sektor industri.