Rs Rodjak Buka Peluang Kerjasama Dengan Jamkeswatch

Rs Rodjak Buka Peluang Kerjasama Dengan Jamkeswatch

Jakarta, KPonline-Rumah sakit Rodjak Hospital membuka peluang kerja sama dengan Jamkeswatch KSPI/FSPMI dalam pelayanan pasien peserta BPJS Kesehatan. Kerja sama ini menjadi langkah positif untuk memperkuat pelayanan kesehatan bagi pekerja dan masyarakat umum.

Audiensi tersebut berlangsung di RS Rodjak yang beralamat di Salemba Tengah no 24-28, Jakarta Pusat 15/5/2026. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari undangan pihak manajemen rumah sakit kepada Jamkeswatch KSPI/FSPMI.

Pihak rumah sakit diwakili oleh dr. Intan selaku sales marketing dan dr. Rita Sugiarti sebagai Kepala Heart of Sales RS Rodjak. Sementara dari Jamkeswatch hadir Dewan Pimpinan Nasional Relawan Jamkeswatch KSPI/FSPMI sekaligus unsur Partai Buruh, Daryus, bersama para relawan Jamkeswatch dan tim ambulans.

Daryus menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh pihak manajemen RS RODJAK. Menurutnya, kolaborasi antara rumah sakit dan Jamkeswatch sangat penting untuk membantu masyarakat, khususnya peserta BPJS yang sering mengalami kendala pelayanan kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Intan memperkenalkan profil dan pelayanan RS RODJAK kepada Jamkeswatch. Ia menjelaskan bahwa jaringan RS RODJAK telah berdiri di enam wilayah Jakarta, Bekasi, Karawang, dan Purwakarta.

Dr. Intan juga menyampaikan bahwa dirinya sebelumnya bertugas di Karawang dan telah menjalin komunikasi yang baik dengan Jamkeswatch Karawang, khususnya bersama relawan Mustofa yang aktif membantu penanganan pasien BPJS di lapangan.

Berangkat dari pengalaman tersebut, dr. Intan berharap kerja sama serupa juga dapat terjalin dengan Jamkeswatch di wilayah Jakarta. Menurutnya, sinergi antara rumah sakit dan relawan kesehatan sangat dibutuhkan demi mempermudah pelayanan pasien BPJS.

Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan keterbukaan. Kedua belah pihak saling memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan berbagai persoalan yang sering dihadapi pasien BPJS, baik dari kalangan pekerja perusahaan maupun masyarakat umum.

Dalam dialog tersebut, Jamkeswatch menyampaikan berbagai kendala yang selama ini sering terjadi di lapangan, mulai dari administrasi pasien, keterlambatan pelayanan, hingga penanganan pasien rujukan yang membutuhkan tindakan cepat.

Menanggapi hal tersebut, dr. Intan menegaskan bahwa RS RODJAK siap bekerja sama dengan Jamkeswatch dan siap menerima pasien peserta BPJS, baik dari perusahaan maupun masyarakat umum. Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus diberikan secara maksimal tanpa membedakan latar belakang pasien.

Pihak rumah sakit juga memperlihatkan berbagai fasilitas yang dimiliki RS Rodjak kepada rombongan Jamkeswatch. Mulai dari ruang pelayanan umum, kelas mandiri, kelas 1, VIP hingga VVIP diperkenalkan secara langsung dalam kunjungan tersebut.

Selain pelayanan pasien umum dan BPJS, RS Rodjak juga membuka peluang kerja sama dengan perusahaan-perusahaan dalam bidang pelayanan kesehatan pekerja. Hal ini diharapkan dapat memperkuat akses kesehatan bagi kaum buruh dan keluarganya.

Daryus menyampaikan bahwa Jamkeswatch menyambut baik komitmen RS Rodjak yang siap bersinergi dalam membantu masyarakat. Menurutnya, keberadaan rumah sakit yang terbuka terhadap pasien BPJS menjadi harapan besar bagi masyarakat kecil yang membutuhkan pelayanan kesehatan cepat dan manusiawi.

Pertemuan awal ini ditutup dengan suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kedua pihak sepakat untuk melanjutkan pertemuan berikutnya guna membahas lebih lanjut mekanisme penanganan pasien BPJS yang mengalami kendala, sekaligus memperkuat kerja sama antara RS Rodjak dan Jamkeswatch demi pelayanan kesehatan yang lebih baik.