Bekasi, KPonline – Penguatan organisasi tidak cukup hanya dengan jumlah anggota. Pemahaman, kesadaran, dan keterlibatan aktif anggota menjadi fondasi penting agar organisasi serikat pekerja dapat berjalan kuat dan berkelanjutan.
Hal tersebut menjadi semangat dalam kegiatan Pendidikan Dasar Organisasi (PDO) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) yang digelar oleh PUK SPEE FSPMI PT. Schneider Indonesia Cikarang Plant, Minggu (27/9/2026).
Sebanyak 45 peserta mengikuti kegiatan yang menjadi bagian dari upaya PUK dalam meningkatkan pengetahuan sekaligus kapasitas anggota dalam berorganisasi.
Kegiatan tersebut menghadirkan tim trainer dari PC SPEE FSPMI Kabupaten/Kota Bekasi, yakni Bung Sumarno, Bung Timbul, Bung Fery, dan Bing Aisyah. Para trainer memberikan pembekalan mengenai dasar-dasar organisasi serikat pekerja serta pentingnya kesadaran dan keterlibatan anggota dalam menjalankan roda organisasi.
Beragam materi disampaikan kepada peserta, mulai dari sejarah dan perjuangan gerakan serikat pekerja, nilai-nilai perjuangan FSPMI, struktur dan fungsi organisasi, peran anggota, hingga pentingnya solidaritas dan kebersamaan dalam membangun organisasi yang kuat.
Tidak sekadar mendengarkan materi, peserta juga diajak aktif berdiskusi dan berinteraksi dengan para trainer. Ruang diskusi menjadi kesempatan bagi peserta untuk bertukar pengalaman, menyampaikan pandangan, serta membahas berbagai persoalan dan tantangan yang dihadapi pekerja dalam hubungan industrial.
Antusiasme 45 peserta menunjukkan adanya semangat untuk terus meningkatkan pemahaman tentang organisasi. Melalui PDO ini, peserta diharapkan tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi mampu menerapkannya dalam kehidupan berorganisasi.
Lebih jauh, pendidikan dasar tersebut diharapkan dapat mendorong anggota untuk mengambil peran secara aktif serta memahami fungsi dan tanggung jawabnya sebagai bagian dari serikat pekerja.
Bagi PUK SPEE FSPMI PT. Schneider Indonesia, pendidikan organisasi merupakan bagian penting dari penguatan organisasi sekaligus proses kaderisasi. Semakin banyak anggota yang memahami prinsip, fungsi, dan mekanisme organisasi, semakin besar pula ruang untuk melahirkan kader-kader yang memiliki tanggung jawab, solidaritas, disiplin, dan komitmen terhadap perjuangan organisasi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara anggota PUK dengan jajaran PC SPEE FSPMI Kabupaten/Kota Bekasi.
Dengan pendidikan yang terus dilakukan, organisasi diharapkan tidak hanya kuat secara struktur, tetapi juga memiliki anggota yang sadar, aktif, dan mampu menjaga keberlangsungan perjuangan serikat pekerja dari tingkat unit kerja.