Perjuangan Panjang PUK Elastomer Berbuah Hasil, Bukti Perjuangan Tak Pernah Sia-Sia

Perjuangan Panjang PUK Elastomer Berbuah Hasil, Bukti Perjuangan Tak Pernah Sia-Sia

Bekasi, KPonline – Perjuangan tidak pernah berhenti, dan penantian panjang akhirnya membuahkan hasil yang luar biasa. Ada kalanya sebuah perjuangan membutuhkan waktu panjang, kesabaran, keberanian, serta keteguhan hati untuk tetap berdiri di atas prinsip dan hak yang harus diperjuangkan. Inilah gambaran perjuangan PUK SPLP PT Elastomer Nusindo – PT Techno Coat Nusindo dalam memperjuangkan hak-hak normatif pekerja yang selama ini belum dipenuhi sebagaimana mestinya.

Perjalanan panjang tersebut bukanlah perjuangan yang dilakukan secara instan. Seluruh proses ditempuh melalui tahapan demi tahapan, mulai dari perundingan bipartit antara pekerja dan pengusaha, dilanjutkan dengan mediasi di dinas ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi antara pengusaha, pekerja dan pemerintah, hingga ketika menemui jalan buntu akhirnya perjuangan dengan mengerahkan aksi massa.

Pemicu pengerahan aksi masa tersebut sebenarnya adalah hak normatif yang seharusnya diberikan oleh perusahaan yaitu persoalan upah yang tidak dibayarkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dari penelusuran yang dilakukan oleh Media Perdjoeangan terhadap pekerja melalui ketua PUK Elastomer Bowo Ichwam Setyawan, didapat informasi bahwa bagi pekerja, upah bukan sekadar angka yang tercantum dalam slip gaji, melainkan hak mendasar yang menjadi penopang kehidupan keluarga dan keberlangsungan hidup sehari-hari. Namun ketika hak tersebut tidak dipenuhi, maka perjuangan menjadi sebuah keniscayaan.

PUK Elastomer telah melakukan dan memilih untuk melakukan jalur yang semestinya. Perjalanan dimulai pada 23 Januari 2026 PUK melakukan dialog dan perundingan dengan pengusaha sebagai langkah awal, dengan harapan persoalan dapat diselesaikan melalui komunikasi dan kesepakatan bersama. Namun, ketika berbagai upaya dialog, negosisasi dalam perundingan tersebut belum memberikan hasil yang diharapkan, perjuangan terus dilanjutkan melalui tahapan berikutnya yaitu mediasi.

Mediasi menjadi bagian dari perjalanan panjang tersebut dengan di dampingi oleh pengurus Pimpinan Cabang SPLP FSPMI Bekasi Muhammad Indrayana dan Noto antoko pada 4 Oktober 2026. PUK masih tetap menjaga harapan untuk menemukan penyelesaian, meski harapan itu pun kandas namun perjuangan tidak boleh berhenti ketika hak-hak pekerja belum mendapatkan kepastian.

Di tenggah ketidakpastian itu lah pada akhirnya, aksi massa menjadi langkah yang ditempuh sebagai bentuk keseriusan dan kekuatan kolektif para pekerja melalui serikat pekerja dalam memperjuangkan haknya.

Aksi tersebut bukan sekadar tentang keberanian turun ke jalan. Lebih dari itu, aksi menjadi simbol bahwa pekerja memiliki suara, memiliki hak, dan memiliki kekuatan ketika bersatu dalam perjuangan.

Pada hari Selasa, 2 November 2026, aksi unjuk rasa itu di gelar dengan dipusatkan di depan PT Elastomer Nusindo – PT Techno Coat Nusindo yang beralamat di di Jl. Inti I Blok C1 No.8, Cibatu, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dari aksi tersebut hasil yang luar biasa akhirnya berhasil diraih. Sebuah capaian yang menjadi jawaban atas penantian panjang, pengorbanan waktu, tenaga, dan semangat yang tidak pernah padam.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa perjuangan yang dilakukan secara terorganisir, melalui proses yang benar, dengan solidaritas dan keteguhan hati, dengan di tandatangani nya Perjanjian bersama antara serikat pekerja yang di pimpin oleh Sarino SH. MH., selaku ketua PC, yang juga dihadiri oleh Wiwik Aswanti SH., MH., Yayat Supriyatna selaku sekretaris PC dan Kuswardi pada sore hari Selasa 3 November 2026 di kawasan Lippo Cikarang. Dengan di tandatanganinya PB tersebut pada akhirnya dapat membawa harapan baru untuk perubahan kearah yang lebih baik.

Dari perjuangan PUK Elastomer tersebut, penulis melihat ada pelajaran yang bisa dipetik yaitu hak pekerja tidak akan selalu datang dengan sendirinya. Ada kalanya hak tersebut harus diperjuangkan dengan kesabaran, keberanian, dan persatuan.
Perjuangan ini bukan hanya tentang upah yang harus dibayarkan, tetapi juga tentang harga diri, keadilan, dan penghormatan terhadap hak-hak pekerja.

Selamat kepada PUK Elastomer atas capaian yang luar biasa. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh pekerja bahwa selama perjuangan dilakukan dengan persatuan dan semangat yang tidak pernah padam, harapan untuk mendapatkan keadilan akan selalu terbuka. Karena pada akhirnya, perjuangan yang tidak pernah berhenti akan selalu memiliki cerita tentang kemenangan.