Penuh Perjuangan, Relawan Jamkeswatch Dampingi Pasien Bayi Penderita Meteorismus dd ilius

Bogor, KPonline – Setelah beberapa rumah sakit dihubungi dan menyatakan tidak dapat menerima pasien karena ruangan NICU/PICU penuh dan tidak adanya dokter spesialis bedah anak, akan tetapi hal tersebut tidak menjadikan Relawan Jamkeswatch  putus harapan. Bahkan Relawan Jamkeswatch terus melakukan koordinasi dengan beberapa instansi terkait baik itu BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan dan beberapa Direktur Rumah Sakit. Hingga akhirnya, Rumah Sakit Umum Daerah Cengkareng menyatakan siap menerima dan menangani pasien.

Aden Artajaya Kabid Advokasi dan Relawan Jamkeswatch Bogor langsung meluncur mendatangi kediaman bayi penderita meteorismus dd ilieus di Kampung Cikuda, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor pada Minggu 23 Juni 2019.

Setelah koordinasi yang dengan pihak RSUD Cengkareng, Aden beserta keluarga bayi langsung berangkat membawa balita tersebut ke RSUD  Cengkareng pada pukul 14:45 WIB dan tiba sekitar pada pukul 16:10 WIB di Instalasi Gawat Darurat RSUD Cengkareng Jakarta.

“Alhamdulillah langsung ditangani dengan baik dan sedang dilakukan pemeriksaan lab” terang Yusuf orang tua dari pasien bayi tersebut saat dihubungi via telepon.

Heri Irawan, Deputi Direktur Advokasi Relawan Jamkeswatch, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu dan berkoordinasi, juga meminta untuk balita tersebut agar terus di layani sebaik mungkin.

Heri juga meminta pada pihak keluarga untuk selalu update informasi perkembangannya, jika ada kendala apapun agar segera di informasikan.

Saat berita ini dituturkan bayi masih dalam proses observasi dan pemeriksaan di RSUD Cengkareng Jakarta. (Ipang/Aden)