Pendidikan Advokasi Perburuhan PUK PUK SPAI-FSPMI PT. Corinthian Industries Indonesia

 Pendidikan Advokasi Perburuhan PUK PUK SPAI-FSPMI PT. Corinthian Industries Indonesia

Bogor, KPonline -Bertempat di Aula Balai Desa Cicadas Kecamatan Gunung Putri – Bogor, pada Minggu pagi 18 Februari 2018, PUK SPAI-FSPMI PT. Corinthian Industries Indonesia dan PUK SPAI-FSPMI PT. Sonoco Indonesia mengadakan Pendidikan Advokasi Perburuhan. Kedua PUK yang letaknya berdekatan ini menginginkan anggota-anggotanya sadar akan hukum dan “melek hukum”.

Ketua PUK SPAI-FSPMI PT. Corinthian Industries Indonesia Aminanto dalam sambutannya, membuka dengan memberikan pencerahan mengenai beberapa hal. Diantaranya adalah mengenai UMSK Bogor yang hingga saat ini tidak juga kunjung ditetapkan oleh Gubernur Jawa Barat. Aminanto juga berharap, setiap anggota FSPMI mampu mengadvokasi minimal dirinya sendiri. Karena buruh seringkali kalah jika berhadapan dengan hukum, karena keterbatasan dan kemampuan yang ada.


Oleh karena beberapa hal tersebut, maka diadakanlah Pendidikan Advokasi Perburuhan dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial. Pendidikan seperti ini sangatlah penting bagi setiap buruh, karena produk hukum di negri ini seringkali tidak berpihak kepada kaum lemah dalam hal ini kaum buruh. Seperti kata pepatah lama, tajam kebawah tapi tumpul ke atas.

Pemberi materi Pendidikan Advokasi Perburuhan kali ini adalah Agung Hermawan dari LBH FSPMI. Beliau memberikan banyak pengetahuan dan ilmu seputar Advokasi Perburuhan. Materinya terkait dengan permasalahan yang saat ini sedang terjadi di PUK SPAI-FSPMI PT. Corinthian Industries Indonesia. Sehingga materi dan permasalahan yang sedang terjadi, langsung mendapatkan respon yang sangat luar biasa dari seluruh peserta.

Pendidikan Advokasi Perburuhan kali ini juga dihadiri oleh Pengurus Cabang SPAI-FSPMI Bogor, Ridwansyah dan Teti Supianti. Mereka sebagai Pengurus Cabang SPAI-FSPMI Bogor sangat berharap, kegiatan yang sangat positif ini dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Facebook Comments

Comments are closed.