Pekerja d’Besto Bandung Raya Gabung Dengan FSPMI

  • Whatsapp

Bandung, KPonline – Sekitar 55 orang karyawan PT. d’Besto yang tersebar di beberapa Toko seperti yang ada di Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat, mendatangi kantor sekretariat KC FSPMI Bandung Raya Jalan Bapak Ampi, Baros, Kota Cimahi pada Kamis (22/04/2021).

Untuk kesekian kalinya, mereka hadir dalam rangka berupaya memperbaiki kondisi di tempat mereka bekerja, sebab menurut keterangan dari beberapa pekerja hak normatif seperti upah, status kerja dan jam kerja belum sesuai dengan ketentuan yang ada.

Bacaan Lainnya

Nampak hadir dalam acar pembentukan PUK baru tersebut, Jujun Juansah (ketua KC FEPMI Bandung Raya), Yayan Mulyana (Perangkat KC FSPMI Bandung Raya), Juhaeri (sekretaris PC SPAI FSPMI Bandung Raya) beserta jajarannya.

Jujun Juansah dalam kesempatanny menyampaikan arahan dan motivasinya, sekaligus mengajak kepada seluruh calon anggota PUK d’Besto, agar yakin terlebih dahulu niat gabung dengan FSPMI, sebab jangan sampai kedepan setelah terbentuk PUK, malah pada diam (tidak aktip) dalam memperjuangkan hak-hak para anggotanya, namun baik pengurus maupun anggota, nanti harus lebih aktip dan semangat lagi melaksanakan tugas-tugas yang di embannya, hingga benar-benar apa yang di perjuangkan dapat membuahkan hasil yang baik, Jujun juga menambahkan bahwa FSPMI bukan lah dewa yang bisa sim salabim dapat langsung merubah keadaan temnn-teman pekerja d’Besto, akan tetapi kami perangkat siap mendorong dan mendampingi PUK ketika sedang melakukan upaya-upaya di tingkat perusahaan, “Pungkasnya.

Yayan Mulyan (selaku perangkat KC FSPMI Bandung Raya), menyampaikan bahwa, kawan-kawan d’Besto sudah melakukan hal yang tepat, dalam hal ini telah menentukan pilihannya untuk berserikat, karena dengan beserukatlah para pekerja d’Besto akan di hargai oleh pihak perusahaan, berbeda dengan berjuan secara sendiri-sendiri teman-teman tidak akan memiliki kekuatan, meskipun sudah mempunyai keberanian, akan tetapi nantinya perusahaan akan lebih cenderung memPHK para pekerja, “Pungkasnya.

Setelah di berikan arahan dan motivasi oleh para perangkat, lalu mereka semuanya di suruh mengisi formulir keanggotaan, sebagai salah satu syarat untuk membentuk sebuah PUK, setelah itu mereka pun di berikan kesempatan untuk berdiskusi terlebih dahulu agar menentukan komposisi kepengurusan .

Setelah berdiskusi akhirnya terpilihlah sebanyak 15 orang pengurus PUK SPAI FSPMI PT. d’Besto, kemudian nanti akan di agendakan pelantikan kepengurusan sekaligus pendidikan dasar tentang serikat pekerja/serikat buruh (SP/SB).

Drey

Pos terkait