Pasca Kesepakatan Upah 2026, PUK SPAMK FSPMI PT SAMI TF Gelar Konsolidasi Anggota

Pasca Kesepakatan Upah 2026, PUK SPAMK FSPMI PT SAMI TF Gelar Konsolidasi Anggota

Semarang, KPonline – Sebagai tindak lanjut atas tercapainya kesepakatan kenaikan upah tahun 2026 antara Serikat Pekerja FSPMI di PT SAMI TF dan JF dengan manajemen perusahaan, PUK SPAMK FSPMI PT SAMI TF segera menggelar konsolidasi dengan anggota, yang dimulai dari Pleno dan Controller ( LL / Line Cho dan GL / Sub Line Cho) pada Senin (20/7/2026) sepulang kerja, yang bertempat di salah satu ruang Training PT SAMI TF.

Dalam kesempatan itu, Pratomo Hadinata selaku Ketua PUK SPAMK FSPMI PT SAMI TF menjelaskan secara rinci proses panjang yang telah dilalui tim perunding hingga akhirnya menghasilkan kesepakatan yang dapat diterima kedua belah pihak.

Menurutnya, proses perundingan tahun ini bukanlah perjalanan yang mudah, baik dari segi waktu maupun biaya yang telah dikeluarkan. Selama kurang lebih tujuh bulan, tim perunding dari serikat pekerja dan manajemen telah menjalani sebanyak 15 kali perundingan dengan berbagai dinamika yang mewarnai setiap pembahasannya.

“Perundingan kali ini berlangsung cukup panjang dan penuh tantangan. Banyak perbedaan pandangan yang harus diselesaikan melalui dialog yang konstruktif. Namun, dengan tetap mengedepankan komunikasi, argumentasi yang didukung data, serta komitmen untuk mencari solusi terbaik, akhirnya kesepakatan dapat dicapai,” ungkap Pratomo di hadapan peserta konsolidasi.

Ia menegaskan bahwa hasil yang telah disepakati merupakan buah dari kerja keras tim perunding, dukungan seluruh pengurus, serta kepercayaan anggota yang terus memberikan semangat selama proses berlangsung.

Selain memaparkan kronologi perundingan, Pratomo juga menyampaikan pesan khusus kepada jajaran Pleno sebagai ujung tombak organisasi di lapangan. Ia mengingatkan bahwa setelah tercapainya kesepakatan, tugas berikutnya adalah menjaga soliditas organisasi dan menjadi teladan bagi seluruh anggota.

“Khusus kepada teman-teman pleno, saya berharap dapat memberikan contoh yang baik kepada anggota, terutama dalam hal kedisiplinan. Sebagai pengurus maupun pleno, kita harus menjadi panutan, baik dalam menjalankan aturan perusahaan maupun dalam menjaga etika berorganisasi. Keteladanan dari pengurus akan menjadi kekuatan untuk membangun organisasi yang semakin solid,” pesannya.

Pratomo juga mengajak seluruh jajaran pengurus untuk terus menjaga komunikasi yang baik dengan anggota, memberikan pemahaman mengenai hasil kesepakatan yang telah dicapai, serta tetap mengedepankan persatuan dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. Menurut rencana konsolidasi ini akan terus disampaikan kepada anggota secara bergiliran sehingga nantinya memiliki pemahaman yang sama mengenai proses perjuangan perundingan upah tahun 2026. (sup)