Panitia Matangkan Seluruh Persiapan Pelatihan Dasar Garda Metal FSPMI Semarang Raya Ke-V

Panitia Matangkan Seluruh Persiapan Pelatihan Dasar Garda Metal FSPMI Semarang Raya Ke-V

Jepara, KPonline – H-1 pelaksanaan Pelatihan Dasar (Latsar) Garda Metal FSPMI Semarang Raya Ke-V, seluruh panitia dan instruktur mematangkan berbagai persiapan di kawasan wisata Kali Ndayung, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Jumat (10/7/2026).

Persiapan dilakukan melalui pengecekan secara menyeluruh untuk memastikan seluruh rangkaian pelatihan dapat berjalan lancar, aman, dan tertib sesuai dengan rencana. Pelatihan Dasar Garda Metal itu sendiri direncanakan akan berlangsung selama dua hari, yakni pada 11–12 Juli 2026.

Sejak pagi, panitia telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari menata administrasi, logistik, perlengkapan lapangan, hingga sarana pendukung lainnya. Seluruh kebutuhan peserta maupun instruktur diperiksa kembali guna memastikan pelaksanaan Latsar berjalan tanpa kendala.

Selain memastikan kesiapan perlengkapan, panitia juga mematangkan aspek teknis pelaksanaan pelatihan.

Ketua Panitia Pelatihan Dasar Garda Metal FSPMI Semarang Raya Ke-V, Eko Priyo, mengatakan bahwa pematangan teknis dilakukan untuk menyamakan persepsi mengenai alur kegiatan, memastikan tugas setiap bidang berjalan sesuai fungsinya, menyusun mekanisme penyampaian materi, serta memastikan sistem komunikasi selama kegiatan berlangsung efektif dan sesuai dengan standar pelatihan Garda Metal FSPMI.

 

“Pengecekan persiapan Latsar Garda Metal FSPMI secara menyeluruh kami lakukan hari ini, termasuk pematangan teknis pelaksanaan pelatihan yang akan dimulai besok. Kami fokus menyamakan persepsi mengenai alur kegiatan, memastikan tugas setiap bidang terlaksana dengan baik, mekanisme penyampaian materi kepada peserta, hingga membangun komunikasi yang efektif selama Latsar berlangsung,” kata Eko.

Ia juga menegaskan bahwa keselamatan peserta selama mengikuti pelatihan menjadi perhatian utama panitia.

“Yang tidak kalah penting adalah keselamatan peserta Latsar. Kami memastikan kesiapan pos kesehatan, perlengkapan pertolongan pertama, serta prosedur penanganan apabila terjadi kecelakaan atau kondisi darurat selama pelatihan. Upaya tersebut merupakan salah satu komitmen panitia untuk menjamin keamanan dan keselamatan seluruh peserta,” ujarnya.

Eko menambahkan bahwa aktivitas caraka malam, yang menjadi salah satu bagian dari rangkaian Pelatihan Dasar Garda Metal FSPMI, juga telah dipersiapkan dengan memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan peserta.

“Sedangkan untuk aktivitas caraka malam yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Pelatihan Dasar Garda Metal FSPMI, seluruh aspek keamanan dan keselamatannya juga telah kami pastikan,” imbuhnya.

Di sisi lain, pembuatan sejumlah pos pelatihan juga mulai diselesaikan. Pos-pos tersebut akan digunakan sebagai lokasi penyampaian materi sekaligus menjadi bagian dari skenario pelatihan yang telah disusun oleh tim instruktur.

Eko berharap seluruh persiapan yang telah dilakukan mampu mendukung kelancaran pelaksanaan Latsar sehingga dapat mencetak anggota Garda Metal FSPMI yang disiplin, solid, dan militan dalam memperjuangkan kesejahteraan buruh.

“Semoga dengan seluruh persiapan yang telah kami lakukan hari ini, Latsar dapat berjalan lancar, aman, dan mampu menghasilkan anggota Garda Metal FSPMI yang militan dalam memperjuangkan kesejahteraan buruh,” pungkasnya. (Ded)