Tuban, KPonline – Musyawarah Daerah II Garda Metal FSPMI Kabupaten Tuban yang digelar di Kantor Sekretariat FSPMI Tuban, Sabtu (25/7/2026), resmi menetapkan kepengurusan baru Garda Metal FSPMI Kabupaten Tuban untuk masa bakti 2026–2031. Penetapan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan komitmen Garda Metal sebagai pilar strategis Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dalam mengawal perjuangan kaum buruh di Kabupaten Tuban.
Penetapan kepengurusan dilakukan melalui Sidang Paripurna III Musda II Garda Metal FSPMI Kabupaten Tuban dan dituangkan dalam Keputusan Musda II Garda Metal FSPMI Kabupaten Tuban Nomor: Kep.09/MUSDA II/GM TBN/IV/2026 tentang Pimpinan Daerah Terpilih Periode 2026–2031.
Melalui proses musyawarah yang berlangsung demokratis, dan penuh dengan rasa kebersamaan, peserta Musda secara mufakat menetapkan susunan kepengurusan sebagai berikut:
Pangkorda: Sujali
Sekretaris: Ali Makfur
Bendahara: Agus Hariyanto
Ketua Divisi Aksi: Kacung Eko Yuwono
Wakil Divisi Aksi: Bandi Cipto Hadi
Ketua Divisi Pelatihan: Agus Sumarsono
Wakil Divisi Pelatihan: Masiono
Ketua Divisi Organisasi: Ahmad Faizin
Wakil Divisi Organisasi: Cipto Hadi Utomo
Ketua Divisi Informasi dan Dokumentasi: Miftahul Rizqi
Wakil Divisi Informasi dan Dokumentasi: Ahlul Iksanil Khuluq
Ketua Divisi Perlengkapan dan Logistik: Jamal Ludin Bisri
Wakil Divisi Perlengkapan dan Logistik: Nyoman Krisdiantono
Ketua Divisi Transportasi: Wasian
Wakil Divisi Transportasi: Warsono
Koordinator Area Utara: Wijisanto
Koordinator Area Selatan: Kusyadi.
Dalam kepengurusan tersebut, Sujali dipercaya mengemban amanah sebagai Panglima Koordinator Daerah (Pangkorda) Garda Metal FSPMI Kabupaten Tuban. Ia akan didampingi Ali Makfur sebagai Sekretaris dan Agus Hariyanto sebagai Bendahara untuk memimpin organisasi selama lima tahun ke depan.
Ketua Konsulat Cabang FSPMI Kabupaten Tuban, Duraji, S.H., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang telah mendapatkan amanah melalui forum Musda. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjaga marwah organisasi, memperkuat disiplin kader, serta meningkatkan militansi Garda Metal dalam mengawal setiap agenda perjuangan FSPMI.
“Peran Garda Metal bukan hanya soal pengamanan organisasi, tetapi juga menjadi motor penggerak perjuangan. Jagalah nama baik Garda Metal dan FSPMI dengan tetap berpegang teguh pada sumpah dan janji yang telah diucapkan,” tegas Duraji.
Duraji menegaskan bahwa Garda Metal merupakan pilar strategis FSPMI yang memiliki peran vital sebagai benteng organisasi. Karena itu, Garda Metal memikul tanggung jawab besar untuk menjaga kehormatan dan marwah FSPMI, membentuk kader yang disiplin, militan, berintegritas, serta memastikan setiap gerakan perjuangan buruh berjalan secara terukur, terorganisir, dan tetap berada dalam koridor perjuangan organisasi.
Menurutnya, kepengurusan baru tidak hanya dituntut mampu memperkuat struktur organisasi, tetapi juga harus menjadi teladan dalam membangun loyalitas, solidaritas, serta kesiapsiagaan kader dalam setiap aksi. Dengan organisasi yang solid dan kader yang militan, Garda Metal diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan gerakan buruh yang semakin dinamis.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru periode 2026–2031, Garda Metal FSPMI Kabupaten Tuban diharapkan semakin kokoh sebagai organisasi yang disiplin, militan, dan profesional, serta mampu menjadi kekuatan penggerak dalam setiap perjuangan buruh demi terwujudnya kesejahteraan pekerja dan keluarganya.



