Muscab 6 SPAMK FSPMI Kab/Kota Bekasi: Merubah atau Dirubah

Bandung, KPonline – Musyawarah Cabang (Muscab) PC SPAMK FSPMI Kab/Kota Bekasi yang diadakan di Lembang, Bandung (13-14/7/2019), mengambil sebuah tema unik namun menyimpan makna mendalam “Merubah atau Dirubah”.

Acara Muscab secara resmi dibuka dengan pemukulan gong oleh Ketua Umum PP SPAMK FSPMI Ahmad Heriyanto. Saat memberikan sambutan, Bang Ketum (sapaan akrab Ahmad Heriyanto) menyampaikan pesan khusus dari Presiden FSPMI Said Iqbal.

Bacaan Lainnya

“Beliau (Said Iqbal) meminta momentum Muscab kali ini menjadi momentum merajut atau membesarkan, menguatkan kembali antar SPA di Bekasi, membangkitkan lagi gerakan buruh FSPMI di Bekasi,” ungkap Ahmad Heriyanto.

“Kalau liat data secara nasional boleh dikatakan 50 % keanggotaan FSPMI ada di Bekasi. Jadi, timbul dan tenggelamnya FSPMI tergantung dengan timbul tenggelamnya FSPMI di Bekasi,” lanjutnya.

Selain Ketua Umum PP SPAMK, sambutan yang tak kalah penting disampaikan oleh Sekretaris Jendral FSPMI Riden Hatam Aziz. Pria berkacamata ini menyampaikan, Muscab adalah sebuah momentum estafet kepemimpinan dimana para pendiri FSPMI jauh – jauh hari telah memikirkan sebelumnya, pembatasan 2 periode bukan sesuatu yang serta merta atau istilah bahasa Bekasi ujug ujug.

Lebih lanjut Riden juga menyampaikan beberapa hal yang sudah diputuskan di organisasi, secara khusus Riden menyampaikan hierarki atau aturan dalam organisasi FSPMI mulai dari yang tertinggi sampai tingkat paling bawah.

Para peserta Muscab pun dengan seksama menyimak apa yang disampaikan oleh Sekretaris Jendral FSPMI Riden Hatam Aziz yang mewakili Presiden FSPMI Said Iqbal yang berhalangan hadir. (Ed)

Pos terkait