Menyikapi Situasi Politik Pasca Pemilu, Garda Metal Bandung Raya Adakan Diskusi

Bandung, KPonline – Demi untuk menjaga kekompakan dan menjalankan rutinitas bulanan yakni rapat rutin, serta menjaga kebersamaan secara terus menerus, maka sejak Minggu (19/05/2019) sore, para pengurus dan anggota Garda Metal Bandung Raya (GMBR) sudah bergegas ke lokasi acara. Tepatnya menuju Kampung Buhun Cimahi (Kabuci). Mereka sengaja berangkat lebih awal karena untuk menghindari kemacetan di jalan.

Memanfaatkan momen bulan Ramadhan yang InsyaAllah penuh rahmat dan keberkahan ini, buka puasa bersama menjadi pilihan untuk sekaligus melaksanakan Ratin Garda Metal FSPMI Bandung Raya.

Setelah buka puasa dan sholat magrib berjamaah, dalam diskusinya yang dipimpin langsung oleh Panglima Koordinator Daerah Garda Metal FSPMI Bandung Raya Yayan Mulyana membahas beberapa hal, khususnya masalah internal GMBR dan persiapan mengikuti rencana atau agenda FSPMI Bandung Raya ke depan.

Salah satunya sepakat akan mengusulkan pada saat rapat koordinasi di hari Selasa nanti kepada perangkat KC FSPMI Bandung Raya, agar dalam waktu dekat bisa mengadakan sedikit berbagi ta’jil kepada masyarakat sekitar kota Cimahi.

Disampaikan pula sedikit ulasan hasil dari pada rapat di DPP FSPMI beberapa waktu yang lalu oleh Juhaeri dan Ayi Turganda, terkait isu isu perjuangan FSPMI ke depan dan menyikapi situasi dan kondisi politik pasca Pileg dan Pilpres 2019. Informasi yang telah beredar baik melalui media maupun secara langsung dari pantia penyelenggara pemilu, bahwa hasilnya akan diumumkan pada tanggal 22 mei 2019.

Harapan GMBR, semoga saja hasil yang di umumkan nanti bisa diterima oleh semua pihak, berintegritas, jujur, adil serta transparan, kemudian tidak menimbulkan suasana yang tidak kondusif atau menimbulkan hal – hal yang tidak diinginkan.

Di akhir acara Yayan menegaskan kita khususnya anggota GMBR, harus berhati hati dan tidak usah baperan dengan isu – isu atau kabar – kabar yang belum jelas kebenaranya dan harus yakin dengan apa yang akan kita lakukan ke depan sepanjang niat itu baik untuk kepentingan bersama.

“Ayo kita laksanakan bersama – sama, jangan pesimis dengan hal – hal yang kita anggap akan menjadi penghalang kita untuk melakukan sesuatu hal yang positif,” pungkasnya.

(Drey Bandung)

Facebook Comments