Mengenal Sosok Direktur Departemen Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik DPP FSPMI

  • Whatsapp
Direktur Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik DPP FSPMI, Tri Wuryantoro

Kebumen, KPonline – Pria kelahiran Kebumen, 29 Desember 1971 ini memiliki pengalaman panjang dalam hidupnya. Ia menjalani masa SD hingga SMA di Karanganyar, Kebumen, Jawa Tengah.

Bermuila dari SDN 2 Karanganyar, SPMN 2 Karanganyar, hingga kemudian melanjutkan di SMA Wathoniyah Islamiyah.

Bacaan Lainnya

Sedari masih dudu di bangku sekolah, ia sudah aktif dalam organsiasi. Namanya tercatat sebagai anggota Dewan Kerja Saka Wanabakti Karanganyar Kebumen (1989 – 1991) dan Pengurus OSIS SMA Wathoniyah Islamiyah (1988 -1991).

Lulus SMA, ia melanjutkan ke Srata 1 UNSIKA, Karawang, Jawa Barat mengambil studi ekonomi. Seolah masih haus akan ilmu, dia melanjutkan Strata 2 di Universitas Muhammadiyah Jakarta, di Jakarta, mengambil study Ilmu Komunikasi.

Laki-laki yang sedang kita ceritakan ini adalah Tri Wuryantoro, SE.,M.IKom. Salah satu kader terbaik FSPMI – KSPI yang direkomendasikan dan didukung organisasi maju dalam pemilihan legislatif 2019.

Pengalaman lain, Bendahara Umum DKM Masjid Al-Muhajirin di Perum Kedungwaringin ini pernah terdaftar sebagai Calon Anggota DPD RI daerah pemilihan Jawa Barat pada tahun 2014. Selain itu, ia pernah mencalonkan diri sebagai anggota KPU Pusat. Sesuatu yang jarang dilakukan oleh aktivis yang berlatar belakang serikat pekerja.

Karena naluri politiknya yang besar itulah, Tri Wuryantoro diberi amanah oleh DPP FSPMI sebagai Direktur Departemen Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik. Sebelumnya, periode 2012 – 2015, Tri menjabat sebagai Sekretaris PUK SPAMK FSPMI PT. Asian Isuzu Casting Center.

Berbekal pengalamannya ikut berlaga sebagai calon DPD Jawa Barat, pada tahun 2019 nanti, Tri Wuryantoro akan mencoba daerah Jawa Tengah. Namun berbeda saat di Jawa Barat yang maju sebagai calon anggota DPD, kali ini ia tercatat sebagai calon angota legislatif di DPRD Provinsi Jawa Tengah untuk daerah pemilihan Kebumen, Banjarnegara, dan Purbalingga dari Partai Gerindra.

Pos terkait