Mbah Cokro : Jadikan Media Alat Pemersatu

Surabaya, KPonline – Koordinator Media Perjuangan Jawa Timur Khoirul Anam dalam sambutan acara perayaan HUT ke 12 Tim Media Perjuangan mengatakan pentingnya media menjadi pemersatu.

“Media adalah alat pemersatu gerakan, dengan medialah kita satukan gagasan dan langkah perjuangan.” Ujarnya saat pembukaan acara di Omah Perjuangan Brebek Industri Sidoarjo (08/03/2019).

Bacaan Lainnya

Menurut Anam atau yang biasa dipanggil Mbah Cokro, dalam perayaan HUT ke- 12 kali ini, Tim media mencoba mengkilas balik sejarah pergerakan dan perjuangan kaum buruh dengan menampilkan pameran foto. Dari sejarah yang telah diabadikan dalam foto-foto tersebut harapannya akan tumbuh kesadaran dan kebersamaan dari seluruh anggota FSPMI.

Saat ini ditengah kriminalisasi pimpinan organisasi, tekanan ekonomi dan arogansi politik yang menyebabkan perlemahan gerakan buruh, maka Tim Media merasa terpanggil untuk menumbuhkan dan menguatkan kembali ghiroh perjuangan kaum buruh.

Kolase foto yang menampilkan bagaimana kaum buruh dalam organisasi FSPMI Jawa Timur dari tahun ke tahun senantiasa bergerak dan terus berjuang. Para pengunjung seolah diajak menyusuri lorong waktu dimana kisah, cerita dan kenangan telah membesarkan FSPMI hingga seperti sekarang ini.

Rangkaian sejarah itu setidaknya menjadi perekat dan pengingat bahwa kita tumbuh dan bergerak bersama dalam sebuah wadah untuk tujuan bersama.

Hal itu juga selaras dengan tema yang diambil yaitu “kita adalah senjata”. Yang maknanya, seluruh anggota FSPMI Jawa Timur adalah senjata untuk melawan penindasan dan penjajahan.

Kalau di satukan dengan slogan Tim Media, “Kata adalah senjata”, maka FSPMI Jawa Timur mendapatkan idiom baru yang berupa “Kata dan Kita adalah senjata”.

Bobie Kristanto selaku pelaksana acara mengatakan bahwa acara ini terselenggara dengan dana swadaya dan sengaja ditempatkan di Omah Perjuangan sebagai simbol perjuangan kaum buruh Jawa Timur.

Di HUT ke- 12 Tim media mereka berharap Tim Media semakin jaya, semakin maju dan senantiasa menjadi penguat dan pencerah pergerakan rakyat melalui organisasi serikat pekerja.(Slamet Gondrong)

Pos terkait