Purwakarta, KPonline-Pihak manajemen PT. Kutobukiya Indo Classic Industries (KICI) memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Musyawarah Unit Kerja (MUSNIK) VI yang diselenggarakan Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen (SPAMK) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) PT KICI di Nimo Waters Forest, Purwakarta, Minggu (30/8/2026).
Apresiasi tersebut diungkapkan Redis Rewardi, yang hadir mewakili pihak manajemen PT KICI. Dalam sambutannya, Redis menyampaikan permohonan maaf karena pimpinan perusahaan berhalangan hadir lantaran memiliki agenda yang tidak dapat diwakilkan.
Menurut Redis, pelaksanaan MUSNIK merupakan bagian penting dalam kehidupan organisasi serikat pekerja sekaligus menjadi wujud nyata penerapan demokrasi yang telah berjalan di lingkungan PT KICI selama ini.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan MUSNIK ini. Menurut saya, MUSNIK merupakan bentuk perwujudan demokrasi yang sudah ada di PT KICI sejak lama,” ujar Redis.
Ia menilai, hubungan komunikasi antara manajemen dan serikat pekerja di PT KICI selama ini telah berjalan dengan baik dan konstruktif. Kondisi tersebut, kata Redis, tidak terlepas dari adanya pandangan bahwa serikat pekerja bukanlah lawan perusahaan, melainkan mitra strategis yang memiliki tujuan bersama untuk membangun dan membawa perusahaan ke arah yang lebih baik.
“Komunikasi yang terjadi di PT KICI selama ini sudah berjalan dengan sangat baik dan konstruktif. Itu terjadi karena adanya pemahaman bahwa serikat pekerja bukan merupakan lawan, tetapi merupakan mitra sinergis yang sama-sama membangun perusahaan untuk menjadi lebih baik,” katanya.
Redis berharap MUSNIK VI dapat menghasilkan kepengurusan baru yang mampu melanjutkan tradisi komunikasi yang telah terbangun antara serikat pekerja dan manajemen.
Ia menekankan pentingnya komunikasi yang transparan, terbuka, dan solutif, terutama karena ke depan dunia industri diperkirakan menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks.
“Harapan saya, MUSNIK ini menghasilkan para pengurus yang ke depannya dapat melanjutkan komunikasi yang transparan dan solutif,” ungkapnya.
Redis juga mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi dunia usaha dan pekerja tidak hanya berasal dari kondisi internal perusahaan, tetapi juga dipengaruhi situasi ekonomi dan geopolitik yang berkembang.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen Serikat Pekerja FSPMI di lingkungan perusahaan untuk terus memperkuat kerja sama dan sinergi dalam menghadapi berbagai persoalan yang mungkin muncul.
“Mengingat ke depan kita menghadapi tantangan yang mungkin akan terasa lebih berat, alangkah baiknya apabila kita terus bekerja sama dan bersinergi dalam setiap proses penyelesaian persoalan,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Redis berharap seluruh rangkaian MUSNIK VI dapat berjalan lancar tanpa hambatan. Ia juga menitipkan harapan kepada kepengurusan PUK SPAMK FSPMI PT KICI yang baru agar mampu mempertahankan sekaligus meningkatkan komunikasi positif yang selama ini telah terjalin dengan pihak manajemen.
“Semoga acara ini berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan. Saya berharap kepengurusan yang baru nanti dapat melanjutkan komunikasi yang sangat baik antara serikat pekerja dan manajemen,” pungkasnya.



