Layar Sudah Terkembang, Saatnya Untuk Berjuang

Jakarta, KPonline – Di dalam Rapat Pimpinan (Rapim) yang diselenggarakan pada awal bulan Februari 2018 inilah, Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) memutuskan beberapa strategi perjuangan. Termasuk di dalamnya strategi politik.

Dalam rapat pimpinan tersebut, FSPMI mengundang Rizal Ramli dan beberapa tokoh lain untuk memberikan gambaran mengenai kondisi perekonomian Indonesia. Bukan hanya ekonomi, situasi politik tak luput dari perhatian FSPMI.

Dengan demikian, setiap keputusan yang diambil FSPMI bukanlah keputusan emosional. Ia lahir dari diskusi mendalam, mendengar masukan dari banyak pihak.

Rapat pimpinan dihadiri perwakilan FSPMI dari seluruh Indonesia. Maka keputusan yang lahir dari forum ini adalah sikap organisasi secara utuh. Bukan keputusan personal.

Memang ada yang berbeda pendapat. Itu sah dalam dinamika organisasi. Tetapi ketika keputusan sudah dibuat, hanya ada satu sikap. Sikap organisasi.

Keputusan tersebut, salah satunya adalah terkait dengan “buruh go politik”. Dukungan terhadap calon yang akan duduk di legislatif maupun eksekutif.

FSPMI sadar, politik berimplikasi bagi bagi kaum buruh. Karena itu, kaum buruh tidak bisa lagi berdiam diri. Harus ikut bertarung di dalam sistem untuk memperjuangkan agar setiap keputusan yang dibuat pemerintah berpihak pada kaum buruh.

Layar sudah terkembang. Sikap sudah diputuskan. Saatnya berjuang dengan sepenuh kesungguhan…