Latsar Garda Metal FSPMI Jawa Tengah Ke-V Resmi Dibuka: Siapkan Kader Militan FSPMI di Jawa Tengah

Latsar Garda Metal FSPMI Jawa Tengah Ke-V Resmi Dibuka: Siapkan Kader Militan FSPMI di Jawa Tengah

Jepara, KPonline – Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) Jawa Tengah secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) Garda Metal yang ke-V pada Sabtu, (11/07/2026).

Garda Metal sendiri merupakan salah satu pilar terdepan perjuangan FSPMI yang dirancang memiliki jiwa loyalitas dan militan, serta berperan khusus mengawal aksi unjuk rasa dan kegiatan organisasi ditingkatan nasional maupun daerah.

Pelatihan yang diselenggarakan di kawasan wisata Kali Ndayung, Batealit, Jepara akan berlangsung selama dua hari pada 11-12 Juli 2026 dengan mengangkat tema “Kebersamaan Kunci Keberhasilan, Kekuatan Yang Bersatu Dapat Mencapai Lebih Dari Yang Diimpikan”.

Sebanyak 82 peserta yang mengikuti pelatihan tersebut merupakan delegasi dari pimpinan unit kerja (PUK) FSPMI dari sejumlah daerah di Jawa Tengah seperti Semarang, Pati, Jepara hingga Tegal.

Kegiatan pelatihan yang berlangsung diharapkan dapat menjadi proses kaderisasi mampu melahirkan pemimpin-pemimpin baru di tubuh FSPMI Jawa Tengah pada khususnya.

Aulia Hakim Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) FSPMI Jawa Tengah dalam kesempatannya menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam suksesnya pelaksanaan Latsar hari ini.

“Saya berterima kasih kepada semua panitia dan semua pihak yang terlibat dalam suksesnya penyelenggaraan Latsar Garda Metal FSPMI Jawa Tengah ke-V, atas tenaga, fikiran dan semuanya,” ucap Aulia.

Dirinya juga menjelaskan bahwa peserta Latsar akan ditempa menjadi kader yang militan dalam menjaga aksi unjuk rasa dan semua kegiatan organisasi.

“Hari ini teman-teman akan dididik menjadi kader militan diantara anggota FSPMI yg lain, dan siap berjuang di jalanan dan menjaga semua kegiatan organisasi kita, FSPMI,” tegasnya.

Selanjutnya, ia menegaskan untuk menjaga marwah FSPMI dengan cara meningkatkan militansi. Menurutnya, militansi adalah kunci sukses dalam setiap aksi perjuangan yang dilakukan oleh organisasi.

“Kalian dalam waktu kedepan akan menjadi benteng marwahnya FSPMI Jawa Tengah dan nasional. Maka, dibutuhkan militansi yang kuat. Sekarang, banyak teori-teori, strategi perjuangan buruh gagal karena kurangnya militansi,” ucapnya.

Sebelum membuka kegiatan Latsar secara resmi, Aulia juga meminta peserta Latsar untuk bersungguh-sungguh dan menikmati semua rangkaian kegiatan Latsar yang telah disusun oleh panitia.

“Saya meminta kalian melakukan semua kegiatan Latsar dengan penuh kesungguhan. Kalian akan dididik tentang militansi di internal FSPMI. Nikmati satu persatu pelatihan hari ini dan serap ilmu yang positf,” imbuhnya.

“Dengan mengharap ridho Allah SWT, dengan ini Latsar Garda Metal FSPMI Jawa Tengah ke-V, saya nyatakan dibuka,”pungkasnya. (Ded)