Korda dan Pengurus Garda Metal FSPMI Cilegon Hadiri Musda Garda Metal Purwakarta

Korda dan Pengurus Garda Metal FSPMI Cilegon Hadiri Musda Garda Metal Purwakarta

Cilegon, KPonline–Garda Metal (GM) merupakan salah satu pilar organisasi buruh Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) yang selalu siap menjadi garda terdepan dalam mengawal setiap kegiatan dan aksi organisasi.

​Dikenal sebagai “pasukan merah hitam” dengan semboyan RESOLUSI, Garda Metal menjadi penopang utama yang mengokohkan perjuangan buruh FSPMI di berbagai daerah.

Bacaan Lainnya

​Setelah sukses menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-3 beberapa waktu lalu dan melahirkan jajaran kepengurusan yang baru, Garda Metal Cilegon diharapkan tidak kendor serta tetap konsisten dan bersemangat dalam menjalankan setiap lini kegiatan.

​Instruksi dari Koordinator Daerah (Korda) Garda Metal Cilegon, Novarama, disambut penuh antusias dan semangat oleh para anggota GM Cilegon. Dalam membersamai kegiatan Musyawarah Unit Kerja (Musnik) salah satu anggota Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Logam dan Pertambangan (PC SPLP) FSPMI Cilegon, tiga anggota GM Cilegon yakni Rasam, Dadang, dan Pak De Warno menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan perintah instruksi dari Korda GM Cilegon.

​Tak berhenti disitu, pada hari ini, Minggu (25/10), Korda beserta pengurus GM Cilegon telah bertolak sejak pukul 05.00 WIB menuju Purwakarta untuk menghadiri Musda Garda Metal Purwakarta.
​”Kehadiran kami di Musda GM Purwakarta adalah salah satu bentuk dukungan moril dan wujud soliditas kepada pengurus GM Purwakarta.

Dalam organisasi Garda Metal, kita telah dipersatukan bagaikan saudara walau tak sedarah. Oleh karena itu, kehadiran kami dari GM Cilegon menjadi sangat penting untuk menyukseskan kegiatan Musda ini,” ujar Novarama selaku Korda GM Cilegon.

​Dukungan dan arahan juga disampaikan oleh Eko Purwanto selaku Ketua PC SPLP FSPMI Cilegon. Ia menegaskan pentingnya kedisiplinan dan komunikasi bagi setiap anggota Garda Metal.

​”Garda Metal harus taat instruksi dan juga harus mampu menjaga marwah organisasi. Selain itu, penting untuk selalu berkomunikasi dengan baik kepada seluruh perangkat organisasi yang ada di daerahnya, sehingga setiap pengawalan aksi buruh dapat berjalan tertib dan sesuai komando,” tegas Eko Purwanto.

Pos terkait