Muscab II SPLP FSPMI Cirebon Raya: Melangkah dengan Kerja Nyata, Membangun Organisasi Lebih Baik

Muscab II SPLP FSPMI Cirebon Raya: Melangkah dengan Kerja Nyata, Membangun Organisasi Lebih Baik

Cirebon, KPonline – Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Logam dan Pertambangan (PC SPLP) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Cirebon Raya menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) II di Hotel Sapadia Cirebon, Minggu (25/10/2026).

Mengusung tema “Melangkah Tanpa Banyak Bicara, Berjuang dari Hati untuk Kerja Nyata”, Muscab II ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus evaluasi perjuangan untuk memperkuat soliditas dan meningkatkan kinerja organisasi ke depan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Jenderal DPP FSPMI, Sabilar Rosyad, Ketua Umum PP SPLP FSPMI, Supriyanto, beserta jajaran pengurus pusat. Turut hadir perwakilan KC FSPMI Cirebon Raya, pengurus PC SPLP FSPMI, Ketua PC SPAI FSPMI Cirebon Raya, serta perwakilan PUK SPLP FSPMI se-Cirebon Raya.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PP SPLP FSPMI, Supriyanto, menegaskan pentingnya menjadikan Muscab sebagai momentum untuk membawa organisasi menjadi lebih baik. Menurutnya, perjuangan serikat pekerja tidak cukup hanya dengan kata-kata, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata, komitmen, dan pengabdian kepada anggota.

Supriyanto juga mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Al-Ankabut ayat 69 sebagai pengingat bahwa perjuangan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan mendapat petunjuk dari Allah SWT.

“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat kebaikan.”

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perjuangan organisasi membutuhkan kesungguhan, keikhlasan, dan konsistensi. Setiap langkah yang diambil harus berorientasi pada kebaikan serta memberikan manfaat nyata bagi anggota.

Melalui Muscab II ini, PC SPLP FSPMI Cirebon Raya diharapkan mampu memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas kepengurusan, serta membangun organisasi yang semakin solid dan responsif terhadap persoalan pekerja.

Tema yang diusung bukan sekadar slogan, melainkan semangat untuk membuktikan bahwa perjuangan sejati tidak diukur dari banyaknya kata yang diucapkan, tetapi dari kerja nyata dan hasil yang dirasakan oleh anggota.