Konsulat Cabang FSPMI Kab. Tuban Gelar Pendidikan Untuk Buruh di Bidang Pengupahan, Advokasi dan Jaminan Sosial

Tuban, KPonline – Sabtu (16/03/19) Bertempat di salah satu rumah pekerja/buruh yang tergabung dalam serikat pekerja/serikat buruh FSPMI, Konsulat Cabang FSPMI Kab. Tuban gelar pendidikan tentang advokasi, pengupahan dan jaminan sosial untuk anggotanya.

Hal tersebut dilakukan agar kedepannya buruh/pekerja di sekitar wilayah yang terkenal dengan minuman legen dan tuak bisa lebih paham tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan dunia ketenagakerjaan termasuk hak dan kewajiban mereka.

Selain itu dilakukannya pendidikan ini juga untuk persiapan aksi mayday yang dimana pada tahun ini, mereka berencana akan melakukan aksi yang akan dipusatkan di sekitar pemerintah daerah Kab. Tuban dengan mengangkat isu yang menuntut agar upah sektoral didaerah tersebut segera di sahkan.

Beberapa narasumber yang turut hadir dalam agenda pendidikan tersebut juga merupakan orang-orang yang berpengalaman di bidangnya masing-masing, seperti Widi Wicaksono selaku narasumber di bidang pengupahan, yang juga seorang wakil dari unsur sp/sb di Dewan Pengupahan Prov. Jawa Timur dan juga Mustakim di bidang Jaminan Sosial yang juga merupakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Jamkes Watch Surabaya.

Usai acara, salah satu narasumber di bidang sosial yang juga warga asli Tuban yang bekerja di Surabaya, yakni Mustakim mengatakan bahwa buruh/pekerja di Tuban saat ini tidak hanya berjuang di bidang ketenagakerjaan, namun juga sedang berjuang demi terwujudnya jaminan sosial yang merata.

“Saat ini para pekerja di Tuban sedang berusaha berjuang tentang hak dan kesejahteraan di bidang ketenagakerjaan, namun di saat yang bersamaan juga sedang berjuang di bidang jaminan sosial yang diharapkan bisa terimpelmentasi secara merata untuk buruh maupun masyarakat pada umumnya.” Ujar Mustakim, yang juga menjabat sebagai sekretaris PUK SPEE FSPMI PT. Central Wire Industry.

Seperti diketahui, terkait program jaminan sosial di daerah Kab. Tuban terutama untuk buruh, hingga saat ini masih banyak di temukan dilapangan bahwa para pekerja banyak yang belum terdaftar dalam program jaminan kesehatan di tempat mereka bekerja.

Untuk itu diadakannya agenda seperti ini adalah salah satu tujuan agar para pengurus organisasi bisa memberikan pemahaman mulai dari anggota, bahwa ada hak yang seharusnya bisa di miliki oleh mereka, yang nantinya bisa mereka salurkan kepada masyarakat maupun keluarganya.

(Bobby – Surabaya)

Facebook Comments