Bogor, KPonline—Musyawarah Cabang (Muscab) IV Pimpinan Cabang (PC) Serikat Pekerja Aneka Industri (SPAI) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Bogor Raya yang digelar pada Sabtu, 19 September 2026, di Bukit Palem Resort, Caringin, Bogor, Jawa Barat, membahas berbagai rekomendasi sebagai dasar penyusunan program kerja kepengurusan periode 2026–2031.
Melalui sidang komisi, peserta Muscab membahas berbagai persoalan dan kebutuhan organisasi secara seksama. Hasil pembahasan tersebut kemudian dituangkan dalam sejumlah rekomendasi yang diharapkan dapat menjadi arah perjalanan organisasi selama lima tahun ke depan.
Salah satu hasil pembahasan berasal dari Komisi A, yang menghasilkan tujuh rekomendasi untuk penguatan organisasi dan peningkatan kesejahteraan anggota SPAI FSPMI Bogor Raya.
Berikut rekomendasi Komisi A Muscab IV PC SPAI FSPMI Bogor Raya:
1. Pengembangan keanggotaan dengan merekrut tenaga kerja yang belum menjadi anggota serikat pekerja di masing-masing PUK SPAI FSPMI Bogor Raya.
2. Pengembangan keanggotaan dan pembentukan PUK baru di wilayah Bogor Raya, dengan fokus pada tahun pertama untuk pengembangan organisasi di wilayah Bogor 6 atau Bogor Barat.
3. Merekomendasikan kader PC SPAI FSPMI Bogor, Teti Supianti, untuk menjadi Sekretaris KC FSPMI Bogor.
4. Mendorong seluruh PUK SPAI FSPMI Bogor Raya melaksanakan pendidikan organisasi secara berkelanjutan dan berjenjang, mulai dari pendidikan dasar, lanjutan hingga pendidikan spesialisasi, seperti advokasi PKB, K3, dan pengupahan.
5. Membentuk Komisariat Partai Buruh di masing-masing PUK SPAI FSPMI Bogor Raya.
6. Mendorong terwujudnya minimal satu Sarjana Hukum di masing-masing PUK SPAI FSPMI Bogor Raya sebagai bagian dari penguatan kapasitas organisasi di bidang hukum dan advokasi.
7. Mendorong PC SPAI FSPMI Bogor Raya bekerja sama dengan lembaga terkait untuk mengupayakan fasilitas perumahan atau Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi anggota SPAI FSPMI Bogor Raya.
Selain rekomendasi Komisi A, Komisi B juga merekomendasikan agar kebutuhan anggaran dari program-program yang telah direkomendasikan Komisi A dapat diakomodasi dalam program kerja organisasi, dengan melibatkan seluruh PUK yang berada di bawah naungan SPAI FSPMI Bogor Raya.
Pembahasan melalui komisi menjadi bagian penting dalam Muscab karena setiap program kerja tidak hanya dibahas berdasarkan kebutuhan organisasi, tetapi juga dimusyawarahkan secara bersama-sama dengan mempertimbangkan kemampuan dan kondisi masing-masing PUK.
Sebagai forum tertinggi organisasi di tingkat cabang, Muscab menjadi momentum bagi seluruh peserta untuk menyatukan pandangan dalam menentukan arah perjalanan SPAI FSPMI Bogor Raya untuk periode 2026–2031.
Berbagai rekomendasi yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi pijakan bagi kepengurusan baru dalam menjalankan program organisasi, memperkuat konsolidasi, meningkatkan kualitas kader, memperluas keanggotaan, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggota dan keluarganya.