Ketua Umum PP SPLP FSPMI : Rekrutmen dan Penambahan Anggota Jadi Tugas Semua Pengurus

Ketua Umum PP SPLP FSPMI : Rekrutmen dan Penambahan Anggota Jadi Tugas Semua Pengurus

Bekasi, KPonline – Rekrutmen dan penambahan anggota merupakan tugas seluruh pengurus di semua tingkatan, mulai dari PUK SPA FSPMI hingga DPP FSPMI. Hal ini disampaikan Ketua Umum PP SPLP FSPMI, Supriyanto, di sela-sela Konsolidasi Akbar di New Omah Buruh Bekasi.

“Kita semua punya kewajiban untuk melakukan organizer kepada buruh yang belum berserikat selain meningkatkan densitas anggota di setiap unit kerja,” kata Supriyanto, Kamis, 23 April 2026.

Menurut Supriyanto, penguatan organisasi tidak cukup hanya dengan menambah jumlah. Pengurus di tingkat PUK, PC, KC, DPW, hingga DPP FSPMI harus aktif turun ke basis untuk mengajak buruh yang belum berserikat agar bergabung. Targetnya, densitas anggota FSPMI di setiap perusahaan naik secara signifikan sepanjang 2026.

Namun yang juga perlu diperhatikan adalah merawat anggota yang telah ada menjadi cerdas. “Jumlah perlu, namun kualitas harus ditingkatkan sehingga ada pembeda bagi yang berorganisasi dan tidak berorganisasi,” pungkasnya.

Supriyanto menjelaskan, anggota yang cerdas adalah anggota yang paham hak normatif, mengerti isi PKB, aktif dalam pendidikan serikat, dan berani bersuara di tempat kerja. Karena itu, ia mendorong seluruh struktur untuk mengintensifkan pendidikan dasar, pelatihan advokasi, dan kaderisasi.

Ia juga meminta PUK SPA FSPMI menjadikan rekrutmen sebagai agenda rutin, bukan musiman. “Jangan menunggu May Day baru bergerak. Setiap bulan harus ada anggota baru. Setiap anggota harus bisa merekrut minimal satu orang,” tegasnya.

Langkah ini, kata Supriyanto, sejalan dengan strategi besar FSPMI untuk memperkuat daya tawar di hadapan pengusaha dan pemerintah. Dengan anggota yang banyak dan berkualitas, posisi serikat dalam perundingan akan semakin kuat.

Konsolidasi Akbar di New Omah Buruh Bekasi dihadiri ratusan pengurus dan anggota. Selain agenda May Day, penguatan organisasi melalui rekrutmen dan pendidikan menjadi fokus utama yang dibahas dalam forum tersebut. (Yanto)