Instruksi Presiden FSPMI – KSPI Terkait Pelaksanaan May Day 2018

  • Whatsapp

Jakarta, KPonline – Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) yang juga Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyampaikan instruksi terbuka terkait dengan pelaksanaan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), 1 Mei 2018.

Adapun instruksi tersebut isinya adalah sebagai berikut:

1. Mohon konsolidasikan jumlah peserta aksi May Day sesuai dengan target massa yang sudah disampaikan melalui surat tertulis organisasi.

Khusus Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat, peserta aksi datang ke Istana Presiden dan selanjutnya ke Istora Senayan. Di Istora kita akan melakukan deklarasi Capres 2019 yang didukung buruh Indonesia dengan target jumlah massa Banten 10 ribu, DKI Jakarta 3000, Bogor 5000, Depok 1000, Bekasi 30 ribu, Karawang 5000, Purwakarta 1500, Bandung Raya 500, Subang-Cirebon 200, dan Garda Metal all out…..

Sedangkan daerah lainnya aksi di kantor Gubernur sekaligus deklarasi Capres yang akan disiarkan live streaming, dengan jumlah peserta aksi semaksimal mungkin.

2. Semua peserta aksi May Day dari FSPMI diusahakan memakai seragam kaos FSPMI sebagai mana contoh kaos yang sudah disebarkan.

3. Isu yang di suarakan adalah disebut TRITURA plus, yaitu :

Pertama: turunkan harga beras, listrik, dan BBM – bangun ketahanan pangan dan energi.

Kedua: tolak upah murah – cabut PP No 78/2015 tentang Pengupahan – KHL 84 item

Ketiga: Tolak TKA yang tidak memiliki keterampilan.

Plus: hapus outsourcing – pilih presiden 2019 yang pro buruh.

Bagi FSPMI, dukungan terhadap calon presiden bukan hal baru dilakukan. Sebelumnya, pada Pemilu 2014, FSPMI-KSPI juga mendukung salah satu calon presiden. Latar belakang dan bagaimana proses dukungan tersebut dilakukan kemudian didokumentasikan dalam buku berjudul SEPULTURA: Sebuah Cita-Cita Perjuangan yang ditulis Kahar S. Cahyono dan Tim Media KSPI.

4. Setelah aksi May Day di Istana, kita akan deklarasi di Istora Senayan mendukung capres 2019 yang akan diputuskan dalam Rakernas KSPI pada tanggal 28 April 2018, dengan terlebih dahulu menanda tangani kontrak politik yang kita sebut SEPULTURA yang isinya tidak berbeda jauh dengan Pilpres 2014.

Setiap daerah juga akan deklarasi capres secara live streaming yang akan disiarkan di Istora Senayan.

5. Khusus peserta Mayday dari Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, wajib membeli tiket sesuai kuota yang telah ditentukan DPP FSPMI.

“Mohon bantuan PC dan KC menyebarkan dan menarik pembayaran tiket tersebut dari para PUK paling lambat 13 April 2018,” tegas Said Iqbal.

Terus berjuang demi kaum buruh.