Harus Bayar Agar Bisa Diterima Kerja, Warga Unjuk Rasa

Jakarta, KPonline – Saya mendapat informasi adanya aksi unjuk rasa yang dilakukan warga Pasir Gadung, Cikupa, Tangerang dari media sosial, facebook. Terlebih lagi ketika aksi yang mereka lakukan untuk mengkritisi uang sogokan agar bisa diterima bekerja.

“Berapa juta yang harus kami bayar untuk kerja!” Demikian tulisan yang terdapat dalam salah satu spanduk yang mereka bawa. Tegas memperlihatkan pokok persoalan mereka.

“Apakah sogok menyogok masuk kerja itu akan kita biarkan di Tangerang ? Mereka menjual sawah, kambing, berhutang hanya untuk kerja., apakah itu akan terus kita biarkan untuk anak cucu kita nanti?” Demikian sebagian dari aspirasi yang disampaikan melalui orasi.

Di beberapa tempat, bahkan mematok harga hingga di atas 10 juta agar bisa diterima bekerja.

Persoalan ini sebenarnya sudah lama dikeluhkan. Menjadi ironi bagi pencari kerja. Bekerja adalah untuk mendapatkan uang, ini justru harus mengeluarkan uang.

Seolah keterampilan tidak ada harganya. Sebab mereka yang diterima bekerja bukan yang terampil, tetapi siapa yang paling banyak memberi upeti. Bagi orang-orang yang tidak mampu, bisa dipastikan akan tersingkir.

Semoga aksi yang dilakukan masyarakat Pasir Gadung ini membuka mata kita semua, tentang pentingnya dunia kerja yang berkadilan. Dunia kerja tanpa eksploitasi, tidak ada lagi pengisapan manusia atas manusia yang lainnya.