Bekasi, KPonline-Semangat persatuan, loyalitas organisasi, dan regenerasi kepemimpinan menjadi pesan utama yang disampaikan oleh Sukamto dalam acara seremonial pelantikan Pengurus Pimpinan Pusat (PP) Serikat Pekerja Elektronik Elektrik (SPEE) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) periode 2026-2031 yang digelar di Swiss belinn Hotel, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Kamis (11/6/2026).
Dalam pidatonya, Sukamto sebagai Ketua Konsulat Cabang (KC) FSPMI Kabupaten Bekasi menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus baru yang telah resmi menerima amanah untuk memimpin organisasi selama lima tahun ke depan.
Ia juga menyampaikan penghormatan kepada plt Bupati Kabupaten Bekasi Asep Surya Atmaja dan sejumlah tokoh buruh yang hadir, seperti Penasehat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan buruh Said Iqbal, Presiden FSPMI Suparno, perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan, anggota DPRD Kabupaten Bekasi Ali Nurhamzah dan Surohman, serta para pengurus serikat pekerja dari berbagai serikat pekerja anggota (SPA) FSPMI.
Sukamto menegaskan bahwa kepengurusan baru membutuhkan dukungan dari seluruh anggota organisasi. Menurutnya, keberhasilan sebuah kepemimpinan tidak hanya ditentukan oleh ketua umum atau jajaran pengurus pusat, melainkan oleh soliditas seluruh elemen organisasi yang bergerak bersama.
“Ayo kita semua dukung kepengurusan yang baru. Organisasi ini tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan dukungan, bimbingan, dan kerja sama dari seluruh anggota,” ujarnya.
Sukamto juga menyinggung pentingnya proses regenerasi dalam tubuh serikat pekerja. Ia mengajak para senior untuk menjadi pembimbing bagi generasi baru yang kini mulai mengambil peran strategis dalam organisasi.
Menurutnya, pengalaman para senior merupakan modal penting untuk menjaga arah perjuangan organisasi, sementara semangat kader-kader muda menjadi energi baru yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan zaman.
“Yang senior jangan merasa lebih senior. Tugas senior adalah memberikan bimbingan. Yang muda jangan minder. Justru wajah-wajah baru hari ini menunjukkan semangat baru yang luar biasa,” katanya.
Kemudian, Sukamto juga mengungkapkan rasa syukur atas kondisi organisasi di Bekasi yang menurutnya tetap solid meskipun sempat menghadapi berbagai tantangan.
Ia menyampaikan bahwa seluruh unsur organisasi di Bekasi, mulai dari pengurus, Garda Metal, hingga berbagai sektor afiliasi, bergerak bersama menjaga keberlangsungan perjuangan serikat pekerja.
“Untuk Ketua Umum, untuk Presiden, untuk seluruh FSPMI, saya ingin menyampaikan bahwa SPEE FSPMI di Bekasi masih ada dan akan tetap ada,” tegasnya.
Diantara seluruh rangkaian pidatonya, terdapat satu pesan. Sukamto menegaskan bahwa setiap kader harus menempatkan kesetiaan kepada organisasi di atas kesetiaan kepada individu.
“Setialah kita kepada organisasi, bukan setia kepada perorangan,” tegasnya.
Dengan gaya khas yang diselingi humor, ia mengingatkan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan hal yang wajar dalam organisasi. Karena itu, loyalitas anggota tidak boleh bergantung pada siapa yang sedang menjabat.
“Siapapun pemimpinnya, kita tetap harus setia kepada organisasi. Dan karena setia kepada organisasi, maka kita wajib loyal kepada siapa pun yang telah dipilih secara sah untuk memimpin,” ujarnya.
Menutup pidatonya, Sukamto menyampaikan optimisme bahwa SPEE FSPMI dan FSPMI secara keseluruhan akan semakin kuat dan berkembang di masa mendatang. Ia meyakini bahwa dengan persatuan, disiplin organisasi, serta loyalitas terhadap perjuangan, gerakan buruh akan mampu menghadapi berbagai tantangan ketenagakerjaan yang muncul.