FSPMI Jawa Timur Adakan Buka Bersama Bareng Gus Ipul

  • Whatsapp

Pasuruan KPonline – Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah, dimana ketika bulan ramadhan tiba, selalu banyak orang yang berlomba lomba melakukan kebaikan.

Demikian halnya seperti yang dilakukan oleh Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jawa Timur.

Bacaan Lainnya

Kamis (07/06/2018), DPW FSPMI Jatim, mengadakan kegiatan sosial dalam bentuk buka bersama dan berbagi takjil, bertempat di depan perusahaan PT. JAI, namun buka puasa kali ini sedikit berbeda, karena Calon Gubernur Jawa Timur periode 2019 – 2023 Syaifullah Yusuf direncanakan akan datang.

Pukul 16.30 WIB,acara dibuka oleh ketua PUK SPAMK FSPMI PT JAI, Satya Agung. dalam sambutannya mengucapkan rasa terima kasihnya kepada tamu undangan yang berkenan hadir, karena tujuan dari diselenggarakannya acara ini salah satunya adalah dalam rangka mempererat tali silaturahmi baik antar anggota maupun antar jajaran pengurus perangkat FSPMI di Jawa Timur.

Pria yang punya ciri khas jenggot panjang ini menunggu kinerja positif dari calon gubernur Jawa Timur nanti, dan berjanji akan siap menagih janji kontrak politik yang disepakati oleh kedua belah pihak pada saat Mayday kemarin.

Jazuli selaku sekretaris DPW FSPMI Jawa Timur pun menambahkan ” Hingga hari ini, hanya Gus Ipul lah cagub satu satunya yang berani menjalin kontrak politik dengan kita (FSPMI), dan yang terus menjalin komunikasi intens dengan kita, tentang isu perburuhan, maka dari itu FSPMI pun menyatakan sikap dengan tegas bahwa pemilihan gubernur nanti, kita sepakati bersama bahwa kita akan totalitas untuk mendukung Gus Ipul agar bisa menjadi orang nomer 1 di Jawa Timur. ”

Namun disela sambutan Jazuli yang juga merangkap sebagai Konsulat Cabang FSPMI Pasuruan Raya ini, tiba tiba ada telepon masuk dari Gus Ipul yang menyampaikan permohonan maaf, karena terlambat datang ke lokasi, lantaran terjebak kemacetan di daerah Singosari – Malang, namun berjanji meskipun macet, akan tetap berusaha datang ke lokasi buber nanti, dan Gus Ipul pun dalam telpnya juga berucap bahwa ” Permasalahan di ranah ketengakerjaan sudah secara intens saya diskusikan terus dengan DPW FSPMI (Jazuli dan Ardian), seperti hak cuti melahirkan, cuti haid, lalu tentang jaminan sosial dan disparitas upah, akan segera kita upayakan untuk mencari solusinya secara bersama sama, sehingga kedepannya setiap buruh yang ada di jawa timur bisa mendapatkan kesejahteraannya secara merata. ”

Konsulat Cabang FSPMI Mojokerto Ardian Syafendra pun tak lupa menyampaikan pesan kepada para undangan yang hadir terkait program kerja FSPMI Jawa Timur yang sudah berjalan dan on progress ” Hingga saat ini, kami jajaran perangkat masih tetap bekerja untuk memberikan segala hal yang terbaik buat buruh/pekerja, seperti contoh UMSK harusnya setiap daerah di Jawa Timur itu sudah menerapkan UMSK di perusahaan nya, wong sudah ada dasar hukumnya kok, belum lagi keterlibatan kita di team 12 yang langsung bekerja secara intens dengan Gus Ipul, guna membahas disparitas upah yang ada di luar wilayah ring 1, seperti Probolinggo, Jember, Pacitan, Tuban, Nganjuk, dsb daerah tersebut akan kita upayakan agar UMK disana bisa naik hingga mencapai 10 – 20 %, lalu pengembangan organisasi diluar wilayah yang sudah ada saat ini, FSPMI pun alhamdulillah sudah berdiri di Jember dan Tuban, dan daerah lainnya seperti Malang, Pamekasan dan Banyuwangi sedang on progress. ” ujar Ardian.

Pukul 18.00 akhirnya rombongan Gus Ipul pun telah datang di lokasi, lalu dengan sigap dan gaya khasnya yang low profile langsung menyapa para undangan yang masih setia menunggu kehadiran beliau, bahkan ada sebuah momen dimana Gus Ipul berubah menjadi tukang kipas sate bakar yang saat itu berjualan di depan gerbang pabrik PT. JAI, tanpa ragu dan malu beliau dengan asyiknya melakukan tugasnya menjadi tukang jual sate bakar meskipun hanya beberapa menit saja.

Lalu rombongan Gus Ipul pun bergeser ke “B!Mart ” sebuah toko retail PUK PT. JAI yang memiliki anggota terbesar di Jawa Timur .

Gus Ipul pun sangat mengapresiasi akan adanya B!Mart yang merupakan bukti nyata bahwa buruh melalui Serikat Pekerja bisa melakukan sesuatu untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi buruh lain, yang seharusnya itu adalah tugas dari pemerintah untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi rakyat nya. ” Luar biasa buruh FSPMI ini, selain aktif menjadi pekerja, mereka pun juga punya pemikiran jangka panjang demi keberlangsungan organisasi nya hingga bermanfaat bagi masyarakat disekitarnya “. Ujar Cagub no urut 2 saat berada di dalam lokasi Be Mart swalayan.

(Bobby/Surabaya)

Pos terkait