FSPMI Batam: Pemko Batam Harus Menekan Kenaikan Harga Sembako

Batam, KPonline – Pemerintah Kota Batam diharapkan benar-benar bisa menekan kenaikan harga kebutuhan pokok. Apalagi bertepatan dengan Natal dan Tahun Baru, yang pada umumnya kebutuhan masyarakat juga akan meningkat pada waktu tersebut.

Untuk itu sudah menjadi keharusan Pemerintah Kota Batam melalui Disperindag, untuk dapat mengontrol harga pasar sesuai regulasi aturan yang ada. Jangan sampai Pemerintah kembaliĀ  kecolongan, seperti yang di beritakan sebuah koran lokal pada tanggal 27 September 2017.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Konsulat Cabang FSPMI Kota Batam Andy Saputra saat di hubungi via Whatsapp oleh tim Media Perdjoeangan menyampaikan bahwa jika melihat kondisi ekonomi Batam pada tahun 2017, yang pertumbuhannya sangat lemah, pihaknya menekankan kepada Pemerintah Kota Batam untuk lebih serius lagi dalam menyelesaikan persoalan ini.

Sebab yang terjadi termasuk pada tahun-tahun yang lalu belum lagi kenaikan UMK diterima, namun harga sembako sudah naik duluan bahkan tidak tanggung-tanggung. Termasuk juga upah UMSK tahun 2018 sampai saat ini belum selesai dan belum ada kepastian dari Pemerintah untuk serius menyelesaikannya.

Persoalan seperti ini seharusnya menjadi fokus pemerintah untuk lebih serius dalam menyelesaikannya. Sebab apabila daya beli buruh rendah, secara otomatis berpengaruh dengan perputaran ekonomi batam saat ini.

Dan apabila tidak ada tindakan tegas Pemerintah, peran organisasi akan mengawal hal tersebut. Karena jika tidak, yang dirugikan adalah masyarakat Batam terutama kaum buruh.

Jika benar kenaikan harga ini terjadi, artinya tidak sejalan dengan tanggapan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan ESDM Kota Batam Zarefriadi yang di tuliskan di koran tersebutĀ  yang mengatakan apabila ada pedagang nakal yang berani menaikan harga sembako tanpa mengikuti regulasi aturan yang ada, di harapkan laporan pasa dirinya

Tetapi yang menjadi pertanyaan adalah: kenapa bisa kecolongan?

Kontributor Batam: Nurul Azhar

Pos terkait