Bekasi, KPonline – Sejumlah pengurus Pimpinan Cabang SPAMK FSPMI Kabupaten/Kota Bekasi menggelar diskusi penting di ruang kantor sekretariat mereka pada Kamis sore, 9 Juli 2026. Pertemuan yang berlangsung di atas jam 16.00 WIB ini menjadi wadah konsolidasi strategis di tengah padatnya agenda perjuangan buruh di wilayah Bekasi.
Suasana kantor yang dipenuhi dokumen penting tidak menyurutkan semangat para pengurus untuk tetap fokus dan cair dalam bertukar pikiran.
Diskusi sore tersebut secara khusus membedah berbagai isu internal maupun eksternal yang tengah dihadapi oleh organisasi. Para pengurus secara mendalam mengevaluasi penguatan struktur organisasi agar tetap solid dan responsif terhadap dinamika ketenagakerjaan.
Langkah ini dinilai krusial guna memastikan FSPMI Bekasi tetap menjadi garda terdepan yang kuat dalam mengawal hak-hak para pekerja di sektor aneka industri.
Selain penguatan internal, agenda utama yang menjadi sorotan dalam pertemuan ini adalah strategi perjuangan kenaikan upah dan pengawalan Perjanjian Kerja Bersama (PKB).
Di tengah situasi ekonomi yang terus berkembang, para pengurus merumuskan formula dan langkah taktis agar kesejahteraan anggota dapat terus meningkat melalui PKB yang berkualitas di setiap perusahaan.
Perundingan PKB yang kuat dinilai sebagai kunci utama dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis namun tetap berkeadilan bagi buruh.
Tidak kalah penting, peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) lewat program pendidikan anggota juga menjadi topik bahasan yang hangat.
PC SPAMK FSPMI Bekasi menyadari bahwa tantangan dunia kerja ke depan semakin kompleks, sehingga edukasi mengenai hak-hak ketenagakerjaan, regulasi terbaru, dan advokasi harus terus diberikan secara berkelanjutan kepada seluruh anggota. Melalui pendidikan yang matang, diharapkan lahir kader-kader buruh yang cerdas dan militan. (Jay Mujazim)