Dinilai Memberatkan Buruh, KC FSPMI Karawang Akan Turun Kejalan Meminta Pemerintah Cabut PP Tapera

Dinilai Memberatkan Buruh, KC FSPMI Karawang Akan Turun Kejalan Meminta Pemerintah Cabut PP Tapera

Karawang, KPonline – Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Karawang akan melakukan aksi unjuk rasa turun ke jalan, Meminta pemerintah untuk mencabut PP No. 21 Tahun 2024 tentang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Hal itu dilakukan, menyusul rencana Pemerintah akan mewajibkan program Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat) yang akan disahkan tahun 2027 mendatang.

Bacaan Lainnya

Ketua KC FSPMI Kabupaten Karawang, Asmat Serum, S.H., menyampaikan, Tapera tersebut diyakini bakal memberatkan para pekerja, program Tapera ini seperti sebuah program yang membuat masyarakat syok karena banyak masalah yang terjadi.

“Buruh di negara ini belum dikasih apapun oleh pemerintah, maka ketika muncul Tapera, pemerintah malah minta sesuatu terhadap buruh,” katanya.

“Sebenarnya yang kita tolak itu kebijakan yang jangan sampai hanya memberatkan kita para buruh, dan kita berharap Tapera itu dicabut atau tidak diberlakukan,” kata Asmat melalui voice note aplikasi whatsapp, Kamis (6/6/2024).

Lebih lanjut Asmat menyampaikan, bahwa pemerintah tidak memberikan apa-apa kepada buruh, sehingga program Tapera ini dinilai tidak adil.

“Kita tidak setuju dengan program Tapera ini, maka jika pemerintah memaksa untuk diberlakukan, kita akan melakukan aksi-aksi unjuk rasa atau turun ke jalan,” ujarnya.

Menurutnya, Dalam waktu dekat, buruh akan terus menuntut pemerintah untuk mencabut program Tapera yang merugikan buruh.

“Kalau dalam waktu dekat ini pemerintah belum mencabut dan menggantinya dengan program yang lebih adil dan menguntungkan bagi masyarakat, kami (KC FSPMI-red) akan melakukan aksi unjuk rasa,” pungkasnya.