Jakarta, KPonline-Sebelum memasuki agenda pokok Musyawarah Daerah (Musda) IV Garda Metal DKI Jakarta, Ketua Organizing Committee (OC) Daniel Sinurat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga pelaksanaan Musda dapat terlaksana di Kantor DPW FSPMI DKI Jakarta, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.
Dalam sambutan pembukaannya, Daniel Sinurat menyampaikan penghormatan kepada Presiden FSPMI Bung Suparno, Ketua DPW FSPMI DKI Jakarta Winarso, Wakil Ketua DPW FSPMI Samsurin, Pangkornas Garda Metal Supriyadi atau Piyonk, Sekretaris Nasional Garda Metal Isnaini Marzuki, para Pangkorda dari berbagai daerah, serta seluruh pimpinan Pangkornit FSPMI DKI Jakarta dan para delegasi peserta Musda IV Garda Metal DKI Jakarta.
Menurut Daniel, kehadiran seluruh peserta dan unsur pimpinan merupakan bentuk komitmen dan keseriusan dalam menjaga keberlangsungan organisasi serta memperkuat barisan perjuangan kaum buruh yang selama ini menjadi roh gerakan Garda Metal.
Ia mengakui bahwa proses persiapan Musda IV Garda Metal DKI Jakarta tidak berjalan dengan mudah. Panitia harus berjibaku menghadapi berbagai keterbatasan dan tekanan, mulai dari persoalan pendanaan, sempitnya waktu persiapan, hingga tingginya tuntutan dan tanggung jawab yang melekat kepada kepanitiaan.
“Musda ini lahir dari kerja keras dan gotong royong seluruh panitia. Tekanan dana, tekanan waktu, bahkan tekanan kepada Ketua OC menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama. Namun semangat perjuangan membuat seluruh hambatan tersebut dapat dilalui,” ungkap Daniel dalam sambutannya.
Daniel juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, seluruh panitia telah berusaha semaksimal mungkin agar Musda IV Garda Metal DKI Jakarta dapat berjalan dengan baik dan sesuai harapan organisasi.
Di tengah segala keterbatasan tersebut, Daniel mengaku bersyukur karena seluruh unsur pimpinan dan peserta tetap memberikan dukungan penuh. Kehadiran para delegasi dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa solidaritas dan militansi kader Garda Metal masih terjaga dengan baik.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Musda IV bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum strategis untuk menentukan arah perjuangan Garda Metal DKI Jakarta dalam lima tahun mendatang. Musda ini akan melahirkan kepemimpinan baru yang diharapkan mampu memperkuat kaderisasi dan meningkatkan soliditas organisasi.
Daniel menekankan bahwa pemimpin yang terpilih nantinya harus mampu menjaga marwah organisasi serta menjawab tantangan perjuangan kaum buruh yang semakin kompleks. Garda Metal DKI Jakarta, katanya, harus terus berdiri di garis depan dalam mengawal kepentingan pekerja serta memperkuat persatuan di tubuh FSPMI.
Menutup sambutannya, Ketua OC Daniel Sinurat mengajak seluruh peserta Musda IV Garda Metal DKI Jakarta untuk menjaga kebersamaan dan semangat perjuangan. Ia berharap forum tertinggi Garda Metal tingkat daerah tersebut mampu menghasilkan keputusan-keputusan terbaik, memperkuat solidaritas organisasi, serta melahirkan kepemimpinan yang semakin militan dan konsisten dalam memperjuangkan hak-hak kaum buruh.