Buruh Jawa Tengah Gelar Long March ke DPRD Jateng, Bawa 15 Tuntutan

Buruh Jawa Tengah Gelar Long March ke DPRD Jateng, Bawa 15 Tuntutan

Semarang, KPonline – Sekitar 1500 buruh hari ini memperingati Hari Buruh Internasional atau “May Day” 2026 di depan Kantor DPRD Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Jum’at (1/5/2026).

Ribuan buruh memperingati May Day dengan menggelar aksi demonstrasi secara konstitusional, tertib dan damai.

Massa aksi yang berdemo hari ini merupakan bagian dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan federasi serikat pekerja se-Jawa Tengah, seperti dari Jepara, Grobogan, Banjarnegara, Tegal, Demak, Grobogan, Pati dan Blora.

Pukul 13.00 WIB ribuan massa aksi bergerak dari Jl. Diponegoro Semarang menuju kantor DPRD provinsi Jawa Tengah yang menjadi titik pusat diselenggarakannya aksi demo.

Mereka memulai aksi dengan melakukan long march dan diikuti oleh mobil/truk komando, konvoi sepeda motor dan bis.

Ketua DPW FSPMI Jawa Tengah Aulia Hakim menyebutkan bahwa May Day bukan sebuah perayaan.

“May Day bukan sebuah perayaan, May Day adalah momentum membangun kembali kekuatan kaum buruh untuk mendapatkan kesejahteraan, keadilan, jaminan sosial hingga kepastian hukum dari negara,” kata Hakim dalam orasinya dihadapan ribuan massa aksi.

Hakim memaparkan aksi ini membawa 11 tuntutan nasional dan 4 tuntutan daerah.

Berikut 15 tuntutan yang disuarakan hari ini :

1. Segera sahkan RUU Ketenagakerjaan yang baru sebelum bulan Oktober tahun 2026
2. Hapussistem kerja Outsourcing dan Tolak Upah Murah (HOSTUM)
3. Stop ancaman PHK dampak konflik global
4. Segera reformasi pajak. Hapus pajak THR, bonus tahunan, JHT, pesangon dan pensiun.
5. Selamatkan industri TPT dan Nikel
6. Moratorium pendirian pabrik baru di industri semen
7. Sahkan RUU Perampasan Aset
8. Angkat PPPK paruh waktu menjadi ASN PPPK penuh waktu
9. Ratifikasi Konvensi ILO nomor 190
10. Turunkan potongan tarif Ojol menjadi 10%
11. Revisi RUU Nomor 02 tahun 2024
12. Tetapkan UMSK di seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Tengah
13. Tolak Union Busting
14. Sama merk, sama kerja dan sama upah
15. Perlindungan Jaminan Sosial Untuk Pekerja Konstruksi

Hakim menegaskan aksi May Day 2026 sebagai pengingat bahwa buruh menagih apa yang dijanjikan oleh Presiden Prabowo Subianto soal kebijakan ketenagakerjaan yang adil bagi kaum buruh.

“Kami tidak lupa dengan apa yang sudah dijanjikan oleh Presiden Prabowo Subianto, baik itu dalam peringatan May Day tahun 2025. Aksi ini sebagai bukti bahwa kaum buruh menagih disahkannya kebijakan-kebijakan ketenagakerjaan yang adil bagi kaum buruh,” pungkasnya.

(Ded)