Pemalang, KPonline – Baru tiga hari bekerja sebagai operator mesin, seorang pekerja PT Longwell International Pemalang mengalami kecelakaan kerja yang mengakibatkan cedera serius pada jari telunjuk tangan kanannya.
Pekerja tersebut bernama Yusuf Arrafi, yang juga merupakan anggota PUK SPAI FSPMI PT Longwell International Pemalang. Yusuf mulai bekerja pada Rabu (19/8/2026) dan mengalami kecelakaan kerja pada Sabtu(22/8/2026).
Saat kejadian, Yusuf sedang mengoperasikan Heel Lasting Machine, mesin yang digunakan dalam proses pembuatan sepatu untuk meregangkan dan menyatukan bagian belakang atau tumit (heel) bahan atas sepatu (upper) dengan midsole atau cetakan kaki (last).
Berdasarkan keterangan Yusuf, dirinya tidak menyadari posisi tangan kanannya terlalu maju ketika mengoperasikan mesin. Saat pedal diinjak, salah satu ruas jari telunjuk tangan kanannya terjepit dan tertekan mesin.
Yusuf kemudian dilarikan ke RSUD Ashari Pemalang untuk mendapatkan penanganan medis. Dari hasil pemeriksaan, Yusuf mengalami vulnus amputatum, yakni luka akibat terputusnya sebagian atau seluruh bagian tubuh (seperti jari, tangan, atau kaki).
Kecelakaan tersebut menjadi pengingat pentingnya pembekalan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), khususnya bagi pekerja yang baru memasuki lingkungan kerja dan mulai beradaptasi dengan pengoperasian mesin. Pemahaman terhadap prosedur kerja, penggunaan mesin, serta potensi bahaya di lingkungan kerja menjadi hal penting untuk diperhatikan bersama.
Ketua PUK SPAI FSPMI PT Longwell International Pemalang, Bambang Kusandi, yang turut melakukan pendampingan terhadap anggotanya tersebut, berharap kejadian ini dapat menjadi bahan evaluasi bersama agar penerapan keselamatan dan kesehatan kerja semakin baik serta kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari. (Ikhwan)
Kontributor Tegal