Bangkitkan  Semangat Baru Dalam Pergerakan , PUK SPEE PT Fata Sarana Makmur Adakan Rapat Dadakan

Bangkitkan  Semangat Baru Dalam Pergerakan , PUK SPEE PT Fata Sarana Makmur Adakan Rapat Dadakan

Bekasi,KPonline- Awal tahun 2019 PUK SPEE PT Fata Sarana Makmur mengadakan rapat rutin dadakan.

Ratin yang dikomandoi langsung oleh Soleh Riyatman selaku ketua PUK yang sebentar lagi akan mengakhiri masa jabatannya ini membahas laporan dari masing-masing bidang.

Selain itu Ratin PUK yang dilakukan dilantai 2 perusahaan, Soleh  pun kembali menyampaikan banyaknya program yang belum diselesaikan. Untuk mengingatkan kembali Soleh tetap akan mendesak pengusaha untuk menyelesaikan terkait perpanjangan Perjanjian Kerja Bersama(PKB) yang belum terselesaikan(07/01/2019).

PUK SPEE FSPMI PT Data Sarana Makmur

Penyampaian yang disampaikan oleh para bidang pun,tetap disampaikan sesuai dengan mandatnya masing-masing.
Bidang 3 yang menyampaikan terkait dengan PKB yang belum ada titik terang,dan berencana akan minta adakan bipartit dengan pihak Perusahan secepatnya.
Ketua bidang 4 yang angkat bicara dalam Ratin kali ini,mengupas tentang masalah upah 2019.”Harus ada pertemuan dengan pihak perusahaan biar kita diPUK bisa ambil langkah seperti apa.Saya berharap perusahaan tetap koperatif untuk selesaikan apa yang akan kita diakusikan berasama.” ucap ketua bidang 4.

Bukan hanya sekedar upah yang dibahas dalam Ratin itu,para anggota PUK yang diberikan kesemapatan untuk menyampaikan segala keluhannya selama tahun 2018.

Banyak hal yang disampaikan diantaranya masalah kemelut upah,tentang PKB,dan acara Rekreasi yang belum terrealisasi selama tahun 2018.

Ada hal yang menarik dalam dalam Ratin tersebut,ketika Bung Supri selaku bendahara ikut angkat bicara.

“Harusnya upah kita ada perubahan ditahun 2019,pengusaha harusnya koperatif donk,kebutuhan dan juga biaya hidup kita cukup mahal itu fakta yang dirasakan.” dalih Supri.

Safariandi selaku ketua bidang 1 menambahkan  beberapa hal yang disampaikan terkait dengan kepastian upah yang akan berjalan,sebelum ada SK upah 2019 yang belum ditentukan oleh pemerintah. “Harapan kita dengan kawan-kawan produksi adanya perubahan upah ditahun 2019,kalau pemerintah sudah menetapkan ketentuan aturannya,ya pengusaha jalankan aturan itu.”  ucap pria anak satu ini.(Jhole)

Facebook Comments

Comments are closed.