Bahas Hubungan Industrial dan PKB, PC SPLP FSPMI Bekasi Kunjungi PT. Sankin Indonesia

Bahas Hubungan Industrial dan PKB, PC SPLP FSPMI Bekasi Kunjungi PT. Sankin Indonesia

Bekasi, KPonline – Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Logam dan Pertambangan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PC SPLP FSPMI) melakukan kunjungan kerja ke PUK SPLP FSPMI PT Sankin Indonesia pada Jumat, 4 September 2026.

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi sekaligus membangun hubungan industrial yang harmonis antara serikat pekerja dan manajemen perusahaan.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan diawali dengan perkenalan antara jajaran Pimpinan Cabang, manajemen perusahaan, dan pengurus PUK.

Kunjungan ini menjadi istimewa karena sejak berdirinya PUK SPLP FSPMI PT Sankin Indonesia, baru kali ini Pimpinan Cabang melakukan kunjungan kerja secara langsung.

Dari pihak manajemen PT Sankin Indonesia hadir Andreas selaku Manager Perusahaan, Imam selaku Sales Marketing sekaligus penerjemah, serta Ika dari bagian HRD. Sementara dari Pimpinan Cabang SPLP FSPMI Kabupaten Bekasi hadir Yayat Supriyatna, Kuswardi, Jepry Apandi, Udin Wahyudin, dan Muhammad Indrayana.

Salah satu pokok pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah pentingnya mewujudkan hubungan industrial yang harmonis dengan berlandaskan Hubungan Industrial Pancasila. Komunikasi yang terbuka antara pekerja, serikat pekerja, dan manajemen dinilai menjadi salah satu kunci terciptanya suasana kerja yang kondusif.

Pembahasan kemudian berkembang pada persoalan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dan keberadaan sekretariat PUK.

Dalam kesempatan tersebut, pihak manajemen PT Sankin Indonesia menyampaikan bahwa PKB merupakan aturan tertinggi di perusahaan yang disepakati bersama antara pengusaha dan serikat pekerja. Karena telah menjadi kesepakatan bersama, maka kedua belah pihak memiliki kewajiban untuk menjalankan hak dan kewajibannya masing-masing sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati.

Sementara terkait fasilitas sekretariat serikat pekerja, Andreas menjelaskan bahwa selama ini PUK SPLP FSPMI PT Sankin Indonesia belum mengajukan permintaan secara resmi kepada manajemen. Oleh karena itu, manajemen juga belum memberikan fasilitas berupa ruang sekretariat bagi serikat pekerja.

Ketua PUK SPLP FSPMI PT Sankin, Rudi, mengatakan bahwa keberadaan PUK saat ini merupakan momentum untuk kembali menghidupkan organisasi setelah sempat vakum selama beberapa tahun.

“PUK Sankin terlahir kembali setelah sekian tahun vakum dan tidak ada pergerakan, baik di internal maupun eksternal. Kami berusaha mengambil momentum tersebut. Kami berharap dengan adanya kunjungan kerja dari Pimpinan Cabang, seluruh pengurus semakin bersemangat dan serikat pekerja semakin eksis,” ujar Rudi.

Kunjungan kerja tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun sinergi yang lebih baik antara PUK, Pimpinan Cabang, dan manajemen PT Sankin Indonesia

Dengan komunikasi yang terus terjaga serta pemahaman yang sama terhadap PKB dan prinsip Hubungan Industrial Pancasila, hubungan antara pekerja dan perusahaan diharapkan semakin harmonis, produktif, dan saling menghormati.

Pertemuan kemudian diakhiri dengan foto bersama antara jajaran Pimpinan Cabang SPLP FSPMI Kabupaten Bekasi, manajemen dan pengurus PUK SPLP FSPMI PT Sankin Indonesia sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus membangun hubungan industrial yang lebih baik.

Penulis : M.Indrayana
Editor : Yanto