Aksi Solidaritas Untuk Buruh Cianjur

  • Whatsapp

Cianjur, KPonline – Aliansi Buruh Cianjur Menggugat (ABC Menggugat) memenuhi Pendopo Bupati Kabupaten Cianjur pada Rabu, 25 November 2020. Aksi unjuk rasa besar-besaran ini merupakan bentuk kekecewaan mereka terhadap dibatalkannya kenaikan UMK Kabupaten Cianjur untuk pengupahan 2021. Kemarahan buruh-buruh Cianjur diluapkan dengan keluar dari pabrik-pabrik, lalu turun ke jalan-jalan bergabung bersama Aliansi Buruh Cianjur Menggugat.

Tidak hanya buruh-buruh yang ada di wilayah Kabupaten/Kota Cianjur yang turun ke jalan-jalan. Massa aksi solidaritas dari berbagai daerah pun turut meramaikan aksi unjuk rasa yang rencananya akan digelar selama 3 hari tersebut. Berdasarkan pantauan Media Perdjoeangan di lapangan, berbagai aksi solidaritas berdatangan dari berbagai wilayah Jabodetabek, Purwakarta, Karawang, Bandung, dan daerah-daerah lainnya.

Bacaan Lainnya

Aksi Aliansi Buruh Cianjur Menggugat merupakan jawaban atas surat rekomendasi Pjs Bupati Dudi Sudrajat, yang pada awalnya merekomendasikan kenaikan upah 8%, akan tetapi pada akhirnya malah mengeluarkan revisi surat rekomendasi yang menyatakan bahwa upah minimum Kabupaten Cianjur pada 2021 sama dengan upah 2020. Hal ini artinya tidak ada kenaikan upah bagi buruh-buruh Kabupaten Cianjur.

FSPMI Bogor pun mengirimkan rombongan perwakilan massa aksi, sebagai bentuk solidaritas terhadap buruh-buruh Cianjur. Aksi solidaritas ini, merupakan bentuk kepedulian sebagai sesama buruh. Terlebih-lebih jarak yang cukup dekat jika dibandingkan dengan daerah lain, antara Bogor dengan Cianjur pun memiliki hubungan emosional yang cukup kental. Seperti yang diungkapkan oleh Mulyana, Ketua Divisi Aksi Garda Metal Bogor, yang ikut serta dalam rombongan aksi solidaritas.

“Ini bentuk kepedulian kami terhadap perjuangan buruh-buruh Cianjur. Apalagi ditambah dengan hubungan yang cukup dekat antara FSPMI Bogor dengan FSPMI Cianjur. Hal-hal yang lain jelas, atas dasar kemanusiaan kami hadir disini,” ungkap Mulyana kepada Media Perdjoeangan.

Aksi Aliansi Buruh Cianjur Menggugat berakhir pada sore hari. Hingga waktu yang belum ditentukan, saat ini para pengurus serikat buruh/serikat pekerja yang ada di Cianjur menggelar pertemuan pada malam 25 November 2020, untuk mengevaluasi aksi, dan membahas langkah-langkah selanjutnya. (Gunawan/Editor : RDW/Foto : Gun Kalasinikov)

Pos terkait