Buruh Bogor Hadiri Audiensi Dengan DPRD Kab Bogor

  • Whatsapp

Bogor,KPonline – Rabu, 26 Desember 2018 langit gelap menyelimuti kab. Bogor, tapi tidak mengurungi semangat buruh Bogor untuk memperjuangkan nasibnya. Mengatasnamakan Buruh Bogor Bergerak, sebanyak 25 Serikat Pekerja / Serikat Buruh sejak pagi hari sudah memenuhi depan kantor DPRD Kab. Bogor.

Setelah beberapa minggu lalu dilakukan sidang DEPEKAB Bogor, mengenai kenaikan UMSK yang belum juga ada titik terangnya. Hari ini DPRD komisi IV mengundang kembali unsur SP/SB dan juga Apindo untuk melakukan audensi membahas tentang kenaikan UMSK.

Bacaan Lainnya

Tepat pukul 11.00 SP / SB yang hadir untuk mengawal audensi sudah memenuhi ruang sidang, kurang lebih 250 perwakilan SP / SB yang tergabung dalam Buruh Bogor Bergerak. Wasto selaku anggota DPRD komisi IV membuka audensi dan mempersilahkan perwakilan SP / SB menyampaikan suara buruh Bogor.

Usur SP / SB yang tergabung dalam Buruh Bogor Bergerak, menyampaikan tiga tuntutan yang sampai saat ini belum ada kepastian.

1. Penetapan UMSK Bogor yang belum juga mendapatkan kepastian. Buruh Bogor merasa sangat khawatir kalau pemerintah belum juga menetapkannya UMSK ini akan hilang.

2. Buruh Bogor juga sudah sepakat, bahwa di Bogor ini tidak boleh ada Upah Padat Karya, apalagi angkanya dibawah UMK Bogor 2019.

3. Buruh Bogor menegaskan kembali kepada pemerintah kab. Bogor untuk menolak adanya penangguhan upah yang tidak sesuai dengan aturan dan regulasi pemerintah.

Buruh Bogor pun menegaskan bahwa sudah mengirimkan surat izin kepada Polres kab. Bogor dan sudah mendapatkan surat balasannya. Yang menyatakan dan sudah disepakati 25 SP / SB di kab. Bogor tanggal 07, 08, 09 Januari 2019 akan melakukan aksi Mogok Daerah Jilid II. Sosialisasi kepada seluruh perusahaan yang ada di kab. Bogor sedang dilakukan, isinya tentang pemahaman tuntutan – tuntutan Buruh Bogor dan Mogok Daerah jilid II.

Pos terkait