37 Pekerjanya di PHK, PUK FSPMI PT. Brinks Jakarta Melawan

Jakarta, KPonline – Adanya surat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak terhadap 37 anggota dan pengurus PUK SPAI FSPMI PT Brinks Solusion Indonesia DKI Jakarta menjadi perhatian serius FSPMI DKI.

Atas perkara ini, antara kedua belah pihak telah diadakan perundingan Bipartit pertama pada tanggal 12 September 2022 yang lalu, namun menemui jalan buntu. Kemudian diagendakan Bipartit kedua namun di undur karena pihak manajemen beralasan ada agenda penting.

Bacaan Lainnya

“Kami pihak serikat pekerja meminta agar manajemen di PT. Brinks Solution Indonesia Cq Brinks Asia Holding yang berkedudukan di Belanda agar patuh hukum yang berlaku di Republik Indonesia. Untuk menghentikan PHK ilegal, untuk kembali pada upaya perundingan.” ujar pengurus PUK SPAI FSPMI P. Brinks Solution Indonesia dalam rilis yang disampaikan oleh Ketua, Rohman Sanjaya dan Sekretaris, Ahmad Fauzi yang diterima Media Perdjoeangan (25/9).

“Disamping itu hentikan tindakan tindakan intimidasi sewenang wenang dalam penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di tengah situasi kondisi kenaikan BBM yang sangat memukul penghidupan kelas Buruh Indonesia.” tambahnya.

Atas dasar tersebut PUK SPAI FSPMI PT. Brinks Solution Indonesia menuntut:

1. Pekerjakan kembali 37 anggota dan Pengurus PUK SPAI FSPMI PT. Brinks Solusion Indonesia;

2. Hentikan Intimidasi dan tindakan sewenang-wenang dengan penggunaan aparat dalam perselisihan hubungan industrial;

3. Stop Union Busting atau upaya pemberangusan serikat pekerja;

4. Stop PHK ilegal yang tidak sesuai dengan perundang-undangan di Indonesia;

5. Bayarkan hak – hak lainnya yang biasa diterima pekerja setiap bulannya sebelum ada kesepakatan atau putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap;

6. Meminta Brinks Asia Holding yang berkedudukan di Belanda agar patuh dan tunduk pada hukum Republik Indonesia.

Selanjutnya pihak PUK juga menyampaikan, apabila manajemen PT. Brinks Solusion Indonesia tidak bergeming atas tuntutan ini, PUK akan persiapkan aksi massa dan juga mogok kerja selama 3 bulan berturut-turut.

Informasi yang didapat oleh Media Perdjoeangan, PT. Brinks Solusion Indonesia adalah perusahaan milik asing yang dimiliki Brinks Asia Holding berkedudukan di Belanda, perusahaan ini bergerak di bidang distribusi, penyimpanan, pengisian, pengambilan uang ATM dan uang asing antar negara.

(RJ).

Pos terkait