Jakarta, KPonline–Tawa, tangis, dan cerita lama pecah jadi satu. Alumni SMP PB Soedirman Angkatan 1991, yang akrab disebut “Zerman 91”, menggelar reuni akbar di Bale Bengong, Halim, Jakarta Timur pada akhir pekan kemarin, 11 Juli 2026.
Setelah 35 tahun berpisah sejak lulus tahun 1991, puluhan alumni dari berbagai kota akhirnya bisa berkumpul lagi di satu tempat.
Suasana Bale Bengong yang santai dan rindang jadi saksi bisu pertemuan kangen. Ada yang datang bawa keluarga. Begitu ketemu, panggilan “Eh, lu si Anu ya?” langsung jadi pembuka obrolan.
Acara dikemas sederhana tapi hangat. Dimulai dengan pembukaan, doa bersama untuk guru dan teman yang sudah mendahului, dilanjutkan sesi nostalgia pemutaran foto-foto zaman sekolah. Sontak satu ruangan riuh dengan canda dan sorak diiringi alunan musik nostalgia.
Ketua Panitia Zerman 91 menyampaikan reuni ini bukan sekadar kumpul-kumpul.
“Kita ingin menyambung lagi silaturahmi yang sempat putus. Dulu kita bareng-bareng di kelas, sekarang kita bareng-bareng lagi di kehidupan yang sekarang. Semoga kekompakan Zerman 91 tetap terjaga,” ujar Said Salahudin.
Selain temu kangen, acara juga diisi dengan game dan pembagian door prize. Serta disempurnakan dengan pembacaan doa bersama untuk alumni yang telah wafat. Zerman 91 sepakat akan rutin mengadakan pertemuan lanjutan.
Puncaknya adalah sesi foto bersama dengan backdrop bertuliskan Zerman 91, Banyak yang menitikkan air mata saat menyanyikan lagu perpisahan sekolah.
“Rasanya balik lagi jadi anak SMP. Godaan, hukuman, sampai surat cinta dulu kebuka semua ceritanya,” kata, Mima Tantina Maharani salah satu alumni yang menjadi panitia reuni ini.
Reuni ditutup dengan komitmen untuk membuat grup yang lebih aktif dan merencanakan reuni Zerman 91 berikutnya 1 tahun lagi.
Bagi Zerman 91, 35 tahun bukan jarak. Tapi bukti bahwa persahabatan SMP itu awet, bahkan sampai tua nanti.