Update Pilkada Bekasi: Relawan Obon Tabroni Masih Kawal Suara di Kecamatan, Kepercayaan Tulus Rakyat Pantas Untuk Dijaga

  • Whatsapp

Bekasi, KPonline – Kawan-kawan relawan Obon Tabroni hingga saat ini masih terus mengawal suara di kecamatan. Karena berapapun jumlahnya, kepercayaan tulus rakyat itu pantas untuk dijaga. Demikian disampaikan salah satu relawan OTC dalam akun media sosial pribadinya, Asuperi.

Menurutnya, sampai jam 3 subuh, para koordinator kecamatan juga bolak-balik ke OTC menyerahkan data, meski diguyur hujan. Salah satunya Rudi, Korcam Tambun Selatan.

Dengan jumlah DPT terbanyak, Tambun Selatan memang menjadi wilayah pertarungan penting bagi semua paslon. Rudi, bocah baru melek politik itu, harus berhadapan dengan tokoh parpol dan lainnya untuk berebut suara.

“Melihat itu, hasil jadi tak penting. Saya hanya bangga menjadi bagian dari gerakan ini. Kalian hebat!” Tegasnya.

Asuperi banyak bercerita tentang perjuangan relawan Obon Tabroni. Sebelumnya dia bercerita tentang Zulkarnaen. Panggilannya Wa Iyo. Pekerjaannya supir koasi. Sudah beberapa bulan ini ia aktif menjadi relawan Obon Tabroni. Pernah saya main ke rumahnya. Ngobrol banyak. Kepribadiannya menyenangkan. Khas Betawi Bekasi.

Dia sadar konsekuensi menjadi relawan. Tak ada uang. Tak ada fasilitas. Dia harus bergerak dengan segala sumber daya yang dimilikinya sendiri. Kadang, setelah narik koasi, dia langsung jalan sosialisasi.

Setelah keliling memantau situasi, satu malam di ke OTC. Mempersiapkan hal-hal yang diperlukan menjelang pemilihan 15 Februari. Ia menjadi koordinator saksi di 6 TPS di wilayahnya. “Blm istirahat wa? Kan besok narik.”

Udah cuti bang. Sampe tanggal 18 saya cuti. Biar fokus ngurusin ini (Pilkada),” katanya.

Asuperi hampir kehilangan kata-kata. Mengagumkan. “Saya tahu persis, dia melakukannya bukan karena uang. Bukan juga karena diimingi jabatan. Dia pun tahu persis, bahwa setelah Pilkada, ia akan tetap menjadi supir koasi. Wa Iyo melakukannya karena sebuah harapan. Harapan bahwa Bekasi, tanah lahirnya, tanah leluhurnya, bisa lebih baik,” katanya.