Tuban Akan Jadi Tuan Rumah Konsolidasi Buruh Perempuan

  • Whatsapp

Mojokerto, Kp.Online – Konsolidasi Pimpinan Cabang (PC AI) se Jawa Timur menghasilkan beberapa keputusan yang menjadi prioritas program tahun 2021, selain pendidikan-pendidikan, rencananya juga akan diadakan konsolidasi buruh perempuan dengan memilih Tuban sebagai lokasi kegiatan.

Bacaan Lainnya

Pernyataan tersebut sebelumnya diusulkan oleh Wakil Ketua PC Tuban, Antok, saat sesi diskusi dalam acara Konsolidasi yang bertempat di Hotel Newstart, Trawas, Mojokerto, Minggu (28/3/2021).

Antok menilai, perlu adanya semacam kampanye nyata sebagai daya tarik bahwa perempuan juga bisa berkiprah digerakan serikat buruh, mengingat di daerah ujung barat wilayah Jatim itu hanya memiliki 2 anggota perempuan dari 11 PUK yang sudah terbentuk.

“Butuh figur dan sosok inspirator dari kawan-kawan daerah lain, agar buruh perempuan di Tuban tahu jika kaum hawa juga banyak yang berserikat”, terangnya.

Lanjut Antok, sebenarnya potensi pengembangan anggota cukup menjanjikan, karena sejumlah pabrik yang beroperasi di Bumi Ronggolawe ada yang didominasi kalangan perempuan.

“Suatu kehormatan apabila gagasan ini direalisasi, dengan harapan para buruh perempuan disana tergugah untuk berkecimpung dan tidak takut bergabung dengan FSPMI”, imbuhnya.

Gagasan itupun disambut baik Pengurus Pusat Aneka Industri (PP AI), Eka Herawati, menurutnya, program yang disampaikan perwakilan PC AI Tuban akan dipertimbangkan sebagai program kerja ditahun ini.

“Nanti akan kami komunikasikan lebih lanjut dengan DPP serta jajaran dari DPW Jawa Timur, khususnya bersama biro perempuan dimasing-masing tingkatan”, ungkap Eka sapaan Akrabnya.

Sosok perempuan yang juga sebagai Ketua PC AI Kabupaten Mojokerto itu mengisyaratkan keterlibatan perempuan lintas sektoral dalam kegiatan tersebut.

“Tadi disepakati acaranya akan digelar pada bulan Desember, kemungkinan besar juga akan diikuti buruh perempuan dari sektor lain, pungkasnya.

Rapat konsolidasi PC AI se Jawa Timur ini dihadiri kurang lebih 30 peserta, meliputi dari Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Pasuruan, Tuban, Probolinggo, dan Jember.(Ibnul Qoiyim/Tuban).

Pos terkait